Usung Visi 'Bersatu, Beradat, Berdaya', Irwanto Siap Bawa Kepenghuluan Bagan Jawa Lebih Maju

Usung Visi 'Bersatu, Beradat, Berdaya', Irwanto Siap Bawa Kepenghuluan Bagan Jawa Lebih Maju
Menghadapi Pilpeng mendatang, Calon Penghulu Bagan Jawa, Irwanto, resmi memaparkan visi dan misi pembangunannya.

BAGAN JAWA – Menghadapi pemilihan penghulu (Pilpeng) mendatang, Calon Penghulu Bagan Jawa, Irwanto, resmi memaparkan visi dan misi pembangunannya. Komitmen tersebut berpijak pada penguatan musyawarah, pelestarian adat, dan pemberdayaan masyarakat.

Visi ini dirumuskan langsung dari aspirasi warga yang menginginkan perubahan. Masyarakat mendambakan Kepenghuluan Bagan Jawa yang bersatu, kukuh melestarikan budaya, sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.

"Pembangunan tanpa kebersamaan akan rapuh. Dengan musyawarah kita putuskan, dengan adat kita berpijak, dengan milenial kita melangkah maju. Bagan Jawa harus bangkit menjaga jati diri sekaligus membuka peluang baru," ujar Irwanto saat memaparkan programnya.

Adapun visi utama yang diusung oleh Irwanto adalah: “Terwujudnya Kepenghuluan Bagan Jawa yang Bersatu, Beradat, dan Berdaya Melalui Musyawarah, Pelestarian Budaya, dan Pemberdayaan Ekosistem Lokal”.

Untuk mewujudkan visi besar tersebut, Irwanto merumuskan 7 misi strategis pembangunan:

  1. Mengutamakan Musyawarah & Persatuan
    Setiap kebijakan dan program kerja diputuskan melalui musyawarah kepenghuluan demi menjaga persatuan warga.
  2. Memberdayakan Ekosistem Lingkungan
    Mengoptimalkan potensi alam, laut, dan pertanian berbasis sumber daya lokal untuk kesejahteraan warga.
  3. Menjunjung Tinggi Adat Istiadat
    Melestarikan adat istiadat warisan leluhur sebagai identitas dan landasan moral pemerintahan kepenghuluan.
  4. Merangkul Kaum Milenial
    Melibatkan generasi muda dalam program kreatif, digitalisasi pelayanan, serta pelatihan keterampilan.
  5. Bersinergi dengan Tokoh Masyarakat & Ulama
    Mengajak tokoh adat, tokoh masyarakat, dan ulama bersinergi agar pembangunan sesuai norma agama dan adat.
  6. Menghidupkan Kembali Seni Budaya Desa
    Mengaktifkan kembali seni tari, pantun, silat, dan budaya Melayu melalui sanggar dan festival kepenghuluan.
  7. Memfasilitasi Pelayanan Publik yang Mudah & Ramah
    Menghadirkan pelayanan administrasi desa yang cepat, transparan, humanis, dan mempermudah warga.

Di akhir pemaparan, tim sukses Irwanto mengajak seluruh warga Kepenghuluan Bagan Jawa untuk hadir pada forum musyawarah kepenghuluan selanjutnya. Masukan dan saran dari warga akan menjadi bahan utama dalam penyempurnaan program kerja ke depan. (rif)

#Rohil

Index

Berita Lainnya

Index