Pencarian

Perkuat Pembinaan WBP, Lapas Bagansiapiapi Gandeng PKBM Tanjung Melawan Gelar Program Pendidikan Kesetaraan Hingga Kemandirian

Senin, 20 Juli 2026 • 22:38:18 WIB
Perkuat Pembinaan WBP, Lapas Bagansiapiapi Gandeng PKBM Tanjung Melawan Gelar Program Pendidikan Kesetaraan Hingga Kemandirian
Lapas Kelas II Bagansiapiapi resmi menjalin kerja sama strategis dengan PKBM Tanjung Melawan.

UJUNG TANJUNG — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Bagansiapiapi resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tanjung Melawan. Kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berfokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Sinergi ini hadir sebagai wujud nyata komitmen Lapas Bagansiapiapi dalam memberikan hak pendidikan serta membekali para warga binaan dengan keterampilan hidup (life skills) yang produktif. Melalui jalur pendidikan formal kesetaraan dan pelatihan keterampilan, para WBP diharapkan siap mandiri setelah bebas nanti.

Kerja sama yang disepakati oleh kedua belah pihak ini mencakup empat pilar program utama pembinaan, antara lain:

• Pendidikan Kesetaraan: Membuka akses pendidikan formal bagi WBP yang putus sekolah.

• Pendidikan Lifeskill: Pelatihan keterampilan praktis untuk bekal berwirausaha.

• Pertanian: Pengajaran teknik bercocok tanam yang produktif.

• Peternakan: Pembekalan tata cara pengelolaan ternak yang bernilai ekonomi.

Ketua PKBM Tanjung Melawan turut menyambut baik kemitraan ini. Pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk menerjunkan tenaga pengajar dan instruktur terlatih guna mendampingi para warga binaan selama masa pelatihan berlangsung. Pembelajaran akan dirancang secara interaktif agar materi dapat diserap dengan maksimal.

Melalui integrasi antara pendidikan kesetaraan dan pelatihan keterampilan praktis ini, Lapas Kelas II Bagansiapiapi dan PKBM Tanjung Melawan optimistis dapat melahirkan individu-individu baru yang lebih mandiri dan berkarakter.

Diharapkan, setelah menyelesaikan masa pidananya, para warga binaan memiliki modal sosial dan ekonomi yang kuat. Dengan begitu, mereka siap kembali dan diterima di tengah masyarakat, serta berkontribusi positif bagi perekonomian keluarga.

Tags: #Daerah
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks