Pencarian

Korban Terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian

Jumat, 17 Juli 2026 • 09:28:03 WIB
Korban Terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian
Korban Terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian | Foto: mcr

PEKANBARU – Setelah tiga hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban yang dilaporkan terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (16/7/2026) pagi.

Sebelum operasi pencarian hari ketiga dimulai, Tim SAR Gabungan menggelar briefing di posko darurat untuk mengevaluasi hasil pencarian selama dua hari sebelumnya sekaligus menyusun strategi sesuai Rencana Operasi (Renops) hari ketiga.

Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan personel gabungan dibagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU) yang bergerak menggunakan perahu karet menyusuri aliran Sungai Kampar. Area pencarian diperluas hingga sekitar 6 kilometer ke arah hilir dari titik terakhir korban diperkirakan terjatuh.

Upaya tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 09.40 WIB. Tim SAR yang bertugas di salah satu SRU melihat sesosok jasad mengapung di sungai dan segera memastikan bahwa jasad tersebut merupakan korban yang selama ini dicari.

Korban ditemukan sekitar 5,4 kilometer dari Last Known Position (LKP) atau titik terakhir korban diketahui berada. Setelah dievakuasi dari sungai, jenazah dibawa ke Puskesmas Kuok untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Usai seluruh prosedur selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

Budi Cahyadi menyatakan, dengan ditemukannya korban, Operasi SAR terhadap peristiwa orang terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin secara resmi diusulkan untuk ditutup.

"Dengan telah ditemukannya korban, maka Operasi SAR terhadap kondisi yang membahayakan manusia berupa satu orang terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin secara resmi kami usulkan untuk ditutup. Bersamaan dengan itu, seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke instansi dan kesatuan masing-masing," ujar Budi dalam keterangan pers.

Basarnas Pekanbaru juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian, mulai dari TNI, Polri, BPBD, hingga para relawan dan masyarakat setempat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi seluruh pihak yang telah bekerja tanpa mengenal lelah selama tiga hari pelaksanaan operasi. Semoga kerja sama ini menjadi wujud nyata pelayanan kemanusiaan terbaik bagi masyarakat," tutup Budi.(*)

Bagikan
Sumber: mediacenterriau

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks