Pimpin Wawancara Gender Champion 2026, Wabup Rohil Jhony Charles Puji Kompetensi 10 Kontestan

Pimpin Wawancara Gender Champion 2026, Wabup Rohil Jhony Charles Puji Kompetensi 10 Kontestan
Pemerintah Kabupaten Rohil menggelar tahapan wawancara dalam rangka seleksi Gender Champion Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2026. Wakil Bupati Rohil, Jhony Charles, turun langsung bertindak sebagai tim penguji didampingi oleh Kepala Dinas DP2KBP3A Rohil.

BAGANSIAPIAPI – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar tahapan wawancara dalam rangka seleksi Gender Champion Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2026. Wakil Bupati Rohil, Jhony Charles, turun langsung bertindak sebagai tim penguji didampingi oleh Kepala Dinas DP2KBP3A Rohil, Cici Sulastri.

Usai menguji para peserta, Wakil Bupati Jhony Charles memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas dan rekam jejak para kontestan. Tercatat ada 10 peserta dari berbagai latar belakang profesi dan organisasi yang mengikuti tahapan krusial ini.

"Tadi saya sudah menginterview dan menguji 10 kontestan dengan latar belakang yang berbeda. Mereka semua sangat bagus. Fokus utamanya adalah kesetaraan gender, baik untuk laki-laki, perempuan, bahkan tadi juga menyinggung tentang kesejahteraan lansia," ujar Jhony Charles saat diwawancarai media, Senin (25/5/2026) di Kantor DP2KBP3A Rohil, Bagansiapiapi. 

Wabup menambahkan bahwa para peserta bukan orang baru dalam dunia pergerakan gender. Mereka memiliki pengalaman riil di lapangan dengan durasi pengabdian yang bervariasi, mulai dari tiga tahun, delapan tahun, hingga belasan tahun.

"Mereka mempunyai pengalaman masing-masing dan sudah berjalan cukup lama. Dari pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan, terlihat sekali bahwa mereka sangat mendalami bidangnya masing-masing," pungkas Wabup.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas DP2KBP3A Rohil, Cici Sulastri, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kesediaan Wakil Bupati Rohil untuk meluangkan waktu menjadi juri utama.

Cici menjelaskan bahwa proses penilaian ini melibatkan tim juri yang kredibel, termasuk dari tingkat Provinsi Riau.

"Alhamdulillah, Pak Wabup bersedia menjadi juri langsung, ini luar biasa dan kami sangat mengapresiasi. Selain Pak Wabup, juri berikutnya adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dari Provinsi Riau beserta Kepala Bidang (Kabid)-nya," jelas Cici.

Total terdapat tiga juri yang mengawal jalannya seleksi ini. Cici menargetkan seluruh proses wawancara rampung pada sore hari ini agar akumulasi nilai bisa segera final.

"Nanti beberapa nilai yang sudah terkumpul dari Pak Wabup akan kita bahas bersama dengan juri provinsi. Setelah seleksi wawancara selesai hingga sore nanti, insyaallah nilainya final dan kita langsung mendapatkan peringkat satu, dua, dan tiga," tambahnya.

Lebih lanjut, Cici Sulastri memaparkan bahwa seleksi Gender Champion ini bukan sekadar perlombaan semata. Kegiatan ini merupakan bagian dari pemenuhan indikator dan pengumpulan bukti fisik (eviden) untuk penilaian kinerja daerah di tingkat nasional. Sebelum masuk ke tahap wawancara, para peserta juga telah melewati tahapan seleksi administrasi yang ketat.

Eviden dari kegiatan ini nantinya akan diinput untuk penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) serta penilaian Pengarusutamaan Gender (PUG) guna meraih penghargaan prestisius Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Kementerian PPPA RI.

"Ini merupakan salah satu eviden penting yang kita lengkapi untuk penilaian PPUG. Ini menjadi 'PR' kita bersama di bawah kementerian PPPA untuk terus mendongkrak penilaian Kabupaten Layak Anak dan penganugerahan Parahita Ekapraya di Kabupaten Rokan Hilir," tutup Cici. (rif)

#Pemerintah

Index

Berita Lainnya

Index