Muhasabah Diri, "Tiba Saatnya Amal sholeh Lebih Berharga dari Dunia dan Seisinya"

Ustadz H. Samsul Hilal

DUMAI - "Dulu kita siapa? dulu kita adalah hanya setetes air yang hina, yang dipancarkan dari tulang rusuk ke rahim ibu kita. Siapakah yang membentuk dari setetes air tadi menjadi daging, tulang, kulit dan rambut? siapakah yang menciptakan dari setetes air menjadi kedua tangan dan kaki, kedua mata, kedua telinga dan hidung? Cobalah bercermin lihat kesempurnaan dirimu ..sungguh ciptaan Tuhan maha sempurna".

Didalam kitab Suci Al-Qur'an surah Ibrahim ayat 7.Allah berfirman "bagi siapa yang bersyukur niscaya nikmat akan ditambahkan tapi bagi yang tidak bersyukur sesungguhnya azabku sangat pedih".

Mari bermuhasabah diri agar kita mampu menjadi insan-insan yang pandai bersyukur bukan insan-insan yang kufur nikmat Allah.

Didepan cermin, coba bertanya pada seluruh anggota tubuh ..wahai tangan. .apa yang telah kau lakukan untuk banyak bermanfaat pada banyak orang yang membutuhkan pertolonganmu, atau sebaliknya tangan ini dipergunakan untuk kezaliman, mengambil hak orang dengan paksa atau dengan cara tak diketahuinya.

Apakah dengan tangan ini sudah sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga, memukul istri sehingga kesakitan yang seharusnya tangan ini dapat membelai dengan penuh kasih sayang.

wahai kaki sudahkah kau melangkah datang kemasjid untuk sholat berjamaah atau kaki ini ketika mendengar suara adzan berkumandang jadi lumpuh tak berdaya. .tapi pergi ketempat hiburan malam yang banyak mengandung maksiat kaki begitu kokoh dan mudah melangkah.

Wahai mata ...dengan mu kami bisa melihat keindahan dunia ini ..namun adakah mata ini juga dapat melihat ayat ayat suci Alqur'an sebagai pedoman hidup yang dapat menyelamatkan kehidupan dunia dan akhirat.atau justru mata ini setiap waktu hanya dipergunakan untuk melihat aurat wanita dan menonton film porno?.

Tanyakan lg dengan anggota tubuh kita ini ..
gunakanlah semua anggota tubuh kita ini untuk mensyukuri nikmat Allah yang telah menciptakan.Ingat satu saat pasti tiba kematian .karena setiap yang bernyawa pasti akan mati.

sesuatu yang tak bisa dikompromi lg bila saatnya tiba tangan tak berfungsi ,kaki tak bisa melangkah, mata tak bisa melihat seluruhnya tak berfungsi lg ...tak bisa mandi dimandikan,tak bisa sholat disholatkan tak bisa berpakaian di pakaikan baju terakhir yaitu kain kafan, tak bisa berjalan di gotong dlm kerenda menuju pembaringan kuburan.Anak dan istri tercinta ditinggalkan, jabatan dan harta tak berguna lg ...Tibalah saatnya amal sholeh lebih berguna dari dunia dan seisinya....Renungkanlah itu. (Ustadz H. Samsul Hilal) Wartawan Riaukarya.com.






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar