Kapolsek Bukit Kapur Bersama Masyarakat Deklarasi Peduli Pemilu Anti Money Politik

Penandatanganan deklarasi masyarakat peduli pemilu anti politik uang

DUMAI - Wujudkan Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Dumai 2020 Anti Politik Uang, Unsur Pimpinan Kecamatan Bukit Kapur bersama Kapolsek Bukit Kapur Gelar Deklarasi Masyarakat Peduli Pemilu Anti Money Politik Kecamatan Bukit Kapur, Rabu (25/11).

Kegiatan Deklarasi Masyarakat Peduli Pemilu Anti Money Politik dipimpin oleh Komisioner Bawaslu Kota Dumai, Camat Bukit Kapur, Kapolsek Bukit Kapur, Danramil 02 Bukit Kapur, Ketua PPK Bukit Kapur dan Ketua Panwascam Bukit Kapur serta dihadiri oleh Lurah se-Kecamatan Bukit Kapur, 

Bhabinkamtibmas Jajaran Polsek Bukit Kapur, Ketua Organisasi Masyarakat yakni Pemuda Pancasila, FPI dan KNPI, Karang Taruna, Ketua Mubaligh dan Ketua MUI Kecamatan Bukit Kapur, Para Tokoh Agama, Para Tokoh Adat, Perwakilan Tim Sukses Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai Nomor Urut 1, 2, 3 dan 4.

Disampaikan Kapolsek Bukit Kapur AKP Akira Ceria, S.I.K, pada pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Umum Walikota Dan Wakil Walikota Dumai 2020, Personil Polri khususnya Polres Dumai dan Polsek Jajaran telah melakukan pengawalan seluruh tahapan guna mewujudkan Dumai Damai.

"Deklarasi ini bukan hanya seremonial, namun kita semua yang telah mendeklarasikan anti politik uang (money politic) ini benar-benar bisa menolak politik uang, dan mengajak masyarakat Kota Dumai lainnya untuk ikut menolak politik uang agar dapat mewujudkan Pemilihan Umum yang Jujur, Adil dan Damai," harap Kapolsek Bukit Kapur.

AKP Akira Ceria, S.I.K menyampaikan dengan Deklarasi Masyarakat Peduli Pemilu Anti Money Politik, diharapkan mampu mewujudkan Kota Dumai khususnya Kecamatan Bukit Kapur Zero Money Politik. Selain itu, juga mari bersama wujudkan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Dumai tanpa Isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA), Berita Bohong (Hoax) dan Ujaran Kebencian.

"Semoga Pilkada Kota Dumai berjalan aman, lancar, damai dan kondusif serta siapapun yang terpilih nantinya menjadi Walikota dan Wakil Walikota Dumai, itulah yang telah ditentukan oleh Tuhan Yang Maha Esa," pungkas Kapolsek Bukit Kapur.

Adapun Deklarasi Masyarakat Peduli Pemilu Anti Money Politik Kecamatan Bukit Kapur berbunyi bahwa Kami Elemen Masyarakat Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai menyatakan :

1. Tolak dan Lawan Money Politik Dalam Pilkada Serentak Tahun 2020 Yang Berintegritas Di Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai.

2. Mengawal Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Dari Money Politik Karena Merupakan Ancaman Besar Demokrasi Dan Kedaulatan Rakyat.

3. Tidak Membenarkan Money Politik Sebagai Sarana Meraih Simpati Pemilih Karena Mencederai Integritas Dan Kedaulatan Rakyat.

4. Mengajak Pemilih Untuk Menentukan Pilihannya Secara Cerdas Berdasarkan Visi Misi Dan Program Kerja Para Calon Kepala Daerah.

5. Mendukung Kegiatan Pengawasan dan Penanganan Pelanggaran Terhadap Praktek Money Politik dan Tindak Pidana Pemilihan Yang Dilakukan Oleh Lembaga Pengawas Pemilu.

6. Tidak Akan Melakukan Intimidasi Kekerasan Atau Aktifitas Dalam Bentuk Apapun Yang Dapat Mengganggu Proses Penanganan Pelanggaran Tindak Pidana Money Politik dan Tindak Pidana Lainnya.

Kegiatan diakhiri dengan penandatangan Deklarasi Masyarakat Peduli Pemilu Anti Money Politik Kecamatan Bukit Kapur.






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar