Pencarian

Bupati Inhu Hadiri Muswil III AMAN Riau, Tegaskan Komitmen Dukung Pengakuan Masyarakat Adat

Minggu, 07 Juni 2026 • 15:35:00 WIB
Bupati Inhu Hadiri Muswil III AMAN Riau, Tegaskan Komitmen Dukung Pengakuan Masyarakat Adat
Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto, menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) III Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Wilayah Riau yang digelar di Desa Talang Durian Cacar, Sabtu (6/6/2026).

INHU – Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto, menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) III Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Wilayah Riau yang digelar di Desa Talang Durian Cacar, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat adat dalam memperjuangkan pengakuan dan perlindungan hak-hak adat di Provinsi Riau.

Muswil III AMAN Riau dihadiri para batin, tokoh adat, organisasi masyarakat adat, serta perwakilan pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Riau. Forum ini menjadi wadah konsolidasi untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat adat, sekaligus memperkuat langkah bersama dalam memperjuangkan hak-hak mereka.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat adat Talang Mamak menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Selain direncanakan menjadi tuan rumah Kongres Masyarakat Adat tahun depan, berbagai isu strategis turut dibahas, mulai dari pengakuan wilayah adat, perlindungan hutan adat, hingga penguatan kelembagaan adat.

Perwakilan masyarakat adat Talang Mamak menyampaikan harapan agar pemerintah segera memberikan pengakuan resmi terhadap keberadaan masyarakat adat beserta wilayah dan hutan adat yang selama ini mereka jaga secara turun-temurun.

Saat ini tercatat sekitar 20 kebatinan Talang Mamak yang terus memperjuangkan pengakuan masyarakat adat. Selain Talang Mamak, masyarakat adat Sakai dan Bonai juga menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi di wilayah masing-masing.

Dalam arahannya, Bupati Ade Agus Hartanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu untuk mendukung percepatan pengakuan masyarakat adat melalui regulasi yang jelas dan memiliki kepastian hukum.

"Saya hadir di sini sebagai bentuk dukungan dan komitmen pemerintah daerah terhadap masyarakat adat. Yang dibutuhkan masyarakat adat bukan sekadar janji, tetapi kepastian hukum yang benar-benar melindungi," tegas Ade Agus Hartanto.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, lembaga adat, dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga proses pengakuan dan perlindungan masyarakat adat dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi generasi mendatang.

Muswil III AMAN Riau diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang mampu memperkuat posisi masyarakat adat dalam pembangunan daerah, sekaligus memastikan hak-hak adat tetap terlindungi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(sur)

Tags: #budaya
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks