INHU – Semangat kebersamaan dan kekeluargaan kembali ditunjukkan keluarga besar Permas Lampri (Persaudaraan Masyarakat Lampung Provinsi Riau) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah, Kamis, 28 Mei 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Sekretariat Permas Lampri Inhu, Caffe Tegar Simpang 4 Belilas itu berlangsung penuh keakraban dan dihadiri ratusan anggota serta para pengurus dari berbagai kecamatan di Kabupaten Inhu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Permas Lampri Inhu Saefulloh, Ketua DPP Permas Lampri Provinsi Riau Sunaryo Salamin, yang didampingi Mbah Darmo, tamu kehormatan Ketua IKJR Provinsi Riau Kampriwoto, Camat Seberida Wisnu Subroto, Ustadz Taufur Rohman, perwakilan DPD Permas Lampri Pelalawan, serta sejumlah tokoh masyarakat dan anggota organisasi.
Dalam pelaksanaan kurban tahun ini, Permas Lampri Inhu menyembelih dua ekor sapi. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum pelaksanaan kurban tahun kelima sejak organisasi itu berdiri pada tahun 2020.
Bendahara Permas Lampri Inhu, Marsudi, mengatakan bahwa kegiatan kurban rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kebersamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial antaranggota.
“Alhamdulillah, sejak berdiri tahun 2020 hingga sekarang, Permas Lampri Inhu sudah lima kali melaksanakan pemotongan hewan kurban. Tahun ini kami kembali menyembelih dua ekor sapi. Semoga ke depan jumlah hewan kurban semakin bertambah dan semakin banyak anggota yang ikut berpartisipasi,” ujar Marsudi.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar ibadah, namun juga menjadi wadah mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Inhu.
Sebelum penyembelihan dimulai, kegiatan diawali dengan doa bersama dan tausiyah singkat yang disampaikan oleh Ustadz Taufur Rohman. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa makna kurban bukan hanya menyembelih hewan, tetapi juga menyembelih sifat-sifat buruk dalam diri manusia.
“Kurban sejatinya menjadi simbol bagaimana manusia mampu menyembelih tabiat dan perilaku buruk yang ada dalam dirinya, seperti sifat sombong, iri hati, amarah, dengki, dan sifat kebinatangan lainnya. Jadi yang paling utama adalah bagaimana kita mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih ikhlas dalam kehidupan sehari-hari,” terang Ustadz Taufur Rohman.
Sementara itu, Ketua Permas Lampri Inhu, Saefulloh, menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh anggota yang terus menjaga solidaritas organisasi hingga saat ini.
“Kegiatan seperti ini harus terus kita pupuk dan tingkatkan. Selain sebagai ibadah, momentum kurban juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, saling bertukar pikiran, dan memperkuat kekompakan organisasi. Harapan kita, Permas Lampri Inhu semakin maju serta mampu memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat luas,” ungkap Saefulloh.
Ia juga mengaku bangga melihat antusiasme anggota yang hadir dari berbagai kecamatan demi menyukseskan kegiatan tersebut.
Sedangkan Ketua Umum DPP Permas Lampri Provinsi Riau, Sunaryo Salamin, mengaku bangga dengan perkembangan Permas Lampri Inhu yang dinilai semakin solid dari tahun ke tahun.
“Saya sangat mengapresiasi semangat kebersamaan yang terlihat hari ini. Kekompakan seperti ini harus dipertahankan dan ditingkatkan agar organisasi semakin kuat serta mampu membawa dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Sunaryo juga berpamitan kepada seluruh anggota karena masa jabatannya sebagai Ketua DPP Permas Lampri Provinsi Riau akan berakhir pada Desember mendatang.
Diketahui, anggota aktif Permas Lampri Inhu saat ini berkisar 500 hingga 600 orang. Sementara secara keseluruhan jumlah warga dan keluarga besar masyarakat Lampung yang tergabung diperkirakan mencapai 4.000 hingga 5.000 jiwa.
Selain sebagai pelaksanaan ibadah Iduladha, kegiatan pemotongan hewan kurban tersebut juga menjadi momentum memperkuat jalinan silaturahmi dan persaudaraan antaranggota serta pengurus Permas Lampri Kabupaten Inhu.(sur)

