MotoGP Doha 2021 - Start Terburuk dalam Kariernya, Ada Apa dengan Rossi?

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, pada seri balap GP Doha 2021 di Sirkuit Losail, Doha. (MOTOGP.COM)

RiauKarya.com - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, akan memulai start terburuk dalam kariernya pada GP Doha 2021 di posisi ke-21. Pada balapan pertama MotoGP 2021, dia mengawali balapan dari posisi ke-4.

Valentino Rossi memulai akhir pekan GP Doha mencari jawaban atas masalah overstress ban belakang yang membuatnya finis di posisi ke-12 pada balapan GP Qatar.

Tetapi, perubahan yang dilakukan tampaknya menjadi bumerang yang buruk. Valentino Rossi tidak hanya dalam banyak masalah untuk kecepatan balapan, tetapi sekarang juga kehilangan kecepatannya dalam satu putaran.

"Hari yang sangat sulit karena saya tidak pernah kuat. Kami mencoba meningkatkan feeling dengan ban belakang, tetapi saya sangat menderita. Saya memiliki cengkeraman ban yang kurang dalam akselerasi," kata Rossi.

"Setelah beberapa lap, saya sangat menderita dan kecepatan saya tidak bagus. Begitu juga saat kualifikasi, saya tidak pernah merasa cukup cepat," ucap Rossi dilansir BolaSport.com dari Crash.

"Minggu lalu saya bagus dengan ban baru. Kami mencoba meningkatkan umur ban akhir pekan ini tetapi sayangnya saya tidak cukup cepat. Saya harus mulai dari belakang. Kami harus mengerti, mencoba sesuatu yang lain dan kita akan lihat."

Bagi pembalap berjulukan The Doctor itu, start dari posisi ke-21 adalah start terburuk dalam kariernya.

Sebelumnya start terendah Rossi adalah di urutan ke-18 saat mengalami cedera di Assen pada 2006 meskipun ia merasa penampilannya selama di Ducati terendah di posisi ke-16 pada GP Jerman 2011.

"Bagi saya, ini bukan kualifikasi terburuk saya. Saya pikir saya melakukannya lebih buruk dengan Ducati!" 

"Saya memiliki banyak masalah dengan ban belakang (lunak). Tetapi, pada FP3 dengan ban keras ada banyak angin dan pasir di trek. Kondisi yang sangat berbeda dan waktu putaran saya sama dengan pembalap lain," tutur Rossi.

"Saat saya memasang ban soft, entah mengapa saya terlalu stres di ban belakang dan setelah saya tidak memacu motor ada banyak getaran. Sepertinya ban menjadi terlalu panas dan saya kurang cepat," aku Rossi.

"Qatar selalu seperti ini. Dalam beberapa tahun terakhir, Anda mencoba banyak kombinasi ban yang berbeda, tetapi pada akhirnya untuk balapan semua menggunakan ban lunak."

"Tetapi, bannya sama untuk semua pembalap. Jadi, jika orang lain bisa menggunakan ban lunak kami harus melakukannya. Ini bukan masalah ban," ujar Rossi.

Menurut Rossi, akan sulit ketika memulai balapan dari posisi belakang, terutama setelah dia memiliki masalah dengan kecepatan.

"Saya tidak cukup cepat. Jadi saya perlu mencoba dan tetap berada dengan sekelompok pembalap di depan. Minggu lalu tidak ada perbedaan besar dalam grup. Saya akan mencoba untuk tetap bersama mereka dan mencoba untuk melihat."

Sementara itu rekan setimnya, Franco Morbidelli, start dari posisi ke-10. Adapun pembalap Yamaha lainnya, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo masing-masing start dari urutan ketiga dan kelima.






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar