Wow, Jaringan Sekolah Literasi Indonesia Hadir di Riau

INHU - Jaringan Sekolah Literasi Indonesia Dompet Dhuafa mengadakan kegiatan Transformasi Asosiasi Konsultan Sekolah Literasi Indonesia (SLI) yang menghadirkan 14 para pegiat pendidikan yang tergabung pada Asosiasi Konsultan SLI dari berbagai daerah seperti dari Jogjakarta, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Riau. 

Sekolah Literasi Indonesia (SLI) adalah Sekolah yang berkonsentrasi dalam meningkatkan kualitas sistem instruksional dan mengembangkan budaya sekolah berbasis literasi. Kegiatan Transformasi Asosiasi Konsultan SLI diadakan selama 3 hari dari tanggal 6-9 Februari 2019 di Bumi Pengembangan Insani Bogor (Jawa Barat). 

Salah satu Pegiat Pendidikan asal Inhu dari Dompet Dhuafa Riau Dede Rahman menyebutkan, inti dari kegiatan ini akan mengembangkan jaringan SLI di daerah-daerah asal para Asosiasi Konsultan (AK). 

"Saat ini AK telah mendampingi 21 sekolah yang masih berorientasi di Jawa. Untuk di daerah Riau AK akan mengembangkan di wilayah kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir,"sebutnya.

Lebih jauh Dede menyebutkan,pengembangan jaringan SLI ini nantinya akan membuka kesempatan bagi sekolah-sekolah yang ingin menerapkan Program SLI dengan cara mendaftar secara Online pada bulan Maret. Kepala sekolah yang tergabung dalam kegiatan Jaringan Sekolah Literasi Akan menjadi Asosiasi Kepemipinan Literat.

"Untuk pendampingan awal ini akan di dampingi selama 6 bulan dengan capaian 3 sampai 5 indikator dari 18 indikator yang tergabung dalam sistem instraksional dan budaya sekolah. Satu indikator akan difokuskan pada kegiatan literasi,"tambahnya.

Dengan adanya program jaringan SLI lanjut Dede,harapannya tentu dapat mengembangkan kegiatan literasi di sekolah-sekolah dampingan. Pada program ini nantinya juga akan ada aktifasi peranan perpustakaan yang akan menjadi ciri khas dari program Asosiasi Konsultan SLI,"pungkasnya. (haris)


[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar