Pencarian

Jangan Biarkan Ekonomi Halangi Cita-Cita! Plt Bupati Kuansing Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Harapan Anak Kuansing

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 11:27:00 WIB
Jangan Biarkan Ekonomi Halangi Cita-Cita! Plt Bupati Kuansing Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Harapan Anak Kuansing
Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kuansing, Plt Bupati

TELUK KUANTAN - Komitmen Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) untuk memastikan akses pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu kembali ditegaskan. 

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing, H. Muklisin, menegaskan Sekolah Rakyat harus menjadi jalan bagi anak-anak Kuansing untuk meraih masa depan yang lebih baik dan memutus rantai kemiskinan. 

Penegasan tersebut disampaikan melalui Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kuansing, Drs. Muradi, M.Si., saat menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kuansing di Gedung Serbaguna sekolah tersebut, Sabtu (17/10/2026). 

Mewakili Plt Bupati, Muradi menegaskan negara harus hadir. 

"Pemerintah hadir memastikan setiap anak Kuansing memiliki kesempatan mengenyam pendidikan dan meraih cita-cita tanpa terkendala biaya. Keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang," tegas Muradi membacakan arahan Plt Bupati H. Muklisin. 

Menurutnya, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kuansing bukan sekadar tempat transfer ilmu, melainkan kawah candradimuka pembentukan karakter, kedisiplinan, dan akhlak. 

Ia pun menitipkan pesan khusus kepada seluruh siswa. 

"Disiplin dalam belajar, jaga akhlak, dan hormati guru. Jadilah generasi yang membanggakan keluarga serta membawa kemajuan bagi Kuansing," pesannya. 

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kuansing menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemkab Kuansing dan kepercayaan para orang tua. 

Pihaknya berkomitmen menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman dan nyaman. 

"Kami ingin anak-anak tumbuh percaya diri, berakhlak baik, dan memiliki masa depan yang lebih cerah," ungkapnya. 

Program Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk tetap mendapatkan pendidikan layak, gratis, dan berkualitas. Pendidikan diyakini menjadi kunci utama untuk membuka peluang kerja dan memutus mata rantai kemiskinan di Kuansing.
 

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks