INHU – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat di wilayah Kecamatan Batang Gansal. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Siaga dan Pengecekan Sarana dan Prasarana (Sarpras) Karhutla yang digelar pada Selasa (21/04/2026) sekira pukul 08.45 WIB di halaman Kantor Camat Batang Gansal.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Batang Gansal Hijrah Saputra, S.Sos., M.H., Kapolsek Batang Gansal IPTU Jimmy Lano, S.Sos., Danramil 03 Seberida Kapten Inf HB. Sitepu, unsur Forkopimcam, para kepala desa, tenaga pendidik, personel TNI-Polri, Satpol PP, pihak perusahaan, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) dari 10 desa.
Apel siaga ini tidak hanya menjadi simbol kesiapsiagaan, tetapi juga diisi dengan pengecekan langsung peralatan pemadaman karhutla yang tersebar di masing-masing desa dan perusahaan. Seluruh peralatan yang diperiksa, seperti mesin robin dan mini tracker, dilaporkan dalam kondisi baik dan siap digunakan.
Dalam amanatnya, Camat Batang Gansal mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kepedulian serta memperkuat kerja sama dalam pencegahan karhutla, termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Sementara itu, Kapolsek Batang Gansal IPTU Jimmy Lano menegaskan bahwa apel siaga ini bertujuan untuk memastikan setiap pihak memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam menghadapi potensi kebakaran.
“Apel siaga ini kita laksanakan agar seluruh unsur mengetahui fungsi dan perannya masing-masing, sehingga apabila terjadi karhutla kita sudah siap dan tidak lagi bergerak secara sporadis,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam waktu dekat terdapat potensi fenomena El Nino yang dapat memicu musim kemarau panjang dan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain berbahaya, hal tersebut juga melanggar hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, dengan ancaman pidana hingga 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp5 miliar,” jelas Kapolsek.
Lebih lanjut, IPTU Jimmy Lano berharap wilayah Batang Gansal tetap terhindar dari bencana karhutla maupun banjir, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
“Kita semua berharap Kecamatan Batang Gansal tetap aman, nyaman, dan kondusif, serta terhindar dari bencana yang dapat merugikan masyarakat luas,” pungkasnya.
Kegiatan apel siaga dan pengecekan sarpras berakhir sekira pukul 09.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. (sur)

