INHU - Sepanjang tahun 2025, Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbarriau Kepri telah menyalurkan manfaat Beasiswa Pendidikan kepada 6.265 anak dari ahli waris peserta yang mengalami risiko sosial, dengan total nilai manfaat mencapai Rp25,3 miliar.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbarriau Kepri, Henky Rhosidien, menjelaskan bahwa program beasiswa merupakan salah satu manfaat unggulan BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan kepada anak peserta aktif yang meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja, maupun kepada anak peserta yang meninggal akibat kecelakaan kerja.
“BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir untuk melindungi pekerja selama mereka aktif bekerja, tetapi juga memberikan jaminan keberlanjutan bagi keluarga yang ditinggalkan. Melalui program beasiswa ini, kami ingin memastikan anak-anak para pekerja tetap dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi, meskipun orang tuanya telah tiada,” ujar Henky.
Manfaat beasiswa yang diberikan mencapai maksimal Rp174 juta untuk dua orang anak, yang disalurkan secara bertahap mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Setiap tahun, penerima manfaat memperoleh dukungan biaya pendidikan sesuai tingkat pendidikan yang ditempuh.
Henky menjelaskan bahwa manfaat beasiswa merupakan bagian dari perlindungan menyeluruh BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup lima program utama: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
“Kami tidak hanya melindungi pekerja selama mereka bekerja, tetapi juga memastikan bahwa anak-anak mereka memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Harapan kami, beasiswa ini dapat menjadi semangat baru bagi keluarga untuk terus berjuang meraih masa depan yang lebih baik,” tambah Henky.
Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbarriau Kepri terus mendorong meningkatnya cakupan kepesertaan di berbagai sektor, termasuk pekerja rentan dan informal, agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Dengan penyaluran manfaat beasiswa ini, BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmen untuk hadir di setiap fase kehidupan pekerja dan keluarganya, mulai dari bekerja hingga pasca kehidupan, sebagai wujud nyata perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja Indonesia,” tutup Henky.
Menanggapi capaian manfaat beasiswa tersebut, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rengat, Muhammad Kurniawan, menyampaikan apresiasi serta menekankan pentingnya program beasiswa dalam menjamin keberlanjutan masa depan anak pekerja.
“Capaian penyaluran manfaat beasiswa ini menunjukkan betapa besar dampak nyata BPJS Ketenagakerjaan bagi keluarga peserta. Program ini bukan hanya bentuk perlindungan, tetapi juga investasi masa depan bagi anak-anak pekerja. Kami di Cabang Rengat berkomitmen untuk terus memastikan seluruh pekerja terlindungi, sehingga keluarga mereka dapat merasakan manfaat jaminan sosial secara maksimal,” ujar Kurniawan.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kepesertaan, khususnya bagi pekerja rentan dan informal, menjadi kunci agar semakin banyak keluarga yang dapat menerima manfaat penting seperti beasiswa pendidikan.
“Semakin banyak pekerja yang terlindungi, semakin besar pula kesempatan anak-anak mereka mendapatkan akses pendidikan yang layak. Kami terus mengajak seluruh pemberi kerja dan pekerja mandiri untuk memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan demi masa depan yang lebih baik,” tambahnya.(*)

