BAGANSIAPIAPI - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menyalurkan bantuan rehab rumah sekitar 100 unit kepada masyarakat.
Bantuan itu tersebar dibeberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Bangko 51 unit, Bangko Pusako 19 unit, Balai Jaya lima unit, Bagan Sinembah lima unit, Kubu dua unit, Kuba dua unit, Pujud 13 unit, Rimba Melintang dua unit, dan Tanah Putih satu unit.
"Jadi tadi itu masyarakat penerima bantuan lagi spesimen buka buku rekening. Program itu nanti langsung disalurkan ke masyarakat dengan nilai Rp 20 Juta," terang Kepala Dinas Perkim Rohil melalui Kepala Bidang (Kabid) Perumahan, Kudri ST, Rabu (19/11/2025) di Bagansiapiapi.
Kudri mengatakan, bantuan rehab rumah itu akan disalurkan melalui Bank BRI, karena mengingat Bank BRI ini ada disetiap sudut, sehingga dapat lebih mempermudah masyarakat.
Dipaparkannya, untuk anggaran Rp 20 Juta yang disalurkan ke masyarakat terbagi dua, pertama untuk upah tukang sebesar Rp 2,5 Juta, kedua untuk bahan material sebesar Rp 17,5 Juta.
Setelah nanti disalurkan ke masyarakat, sebut Kabid Perumahan, anggaran akan langsung disalurkan ke toko bangunan sebesar Rp 17,5 Juta. Jadi bantuan ini sebenarnya berupa bahan material beserta upah tukang.
"Jadi material yang diberikan nanti sesuai yang dibutuhkan, ini dapat dilihat dari layak tak layaknya rumah tersebut, maka akan dibantu seperti papan, seng, atau lainnya tergantung dari permintaan masyarakat," ungkapnya.
Sementara Dinas Perkim, sambung Kudri, akan melakukan survei ke toko bangunan sebanyak 3-4 toko. Setelah itu, baru akan dipilih satu yang lebih layak dan menguntungkan bagi masyarakat dari segi harga material serta jarak tempuh.
Lanjut dia, untuk tukang ditentukan oleh yang punya rumah, misalkan yang punya rumah juga bekerja sebagai tukang, maka bisa dikerjakannya sendiri.
"Untuk tukang kemungkinan diberi bertahap, karena mengingat ini agak sensitif, maka akan diberikan sesuai dari progres pekerjaan. Setelah pekerjaan sudah 100 persen, baru akan diberikan semuanya. Kita takutnya nanti ketika sudah diberikan semua, tau-tau pekerjaannya ditinggal karena ada pekerjaan lain, dan material dibiarkan berserak sehingga pekerjaan tidak selesai sampai nanti waktunya habis di bulan Desember," ucapnya.
Kemudian tambah Kudri, untuk bantuan rehab rumah di tahun 2024 yang belum tersalurkan, kemungkinan akan disalurkan di tahun 2025 ini pada APBD perubahan yakni sekitar 73 unit.
"Ini kemungkinan akan dimulai bersamaan, mengingat waktu yang singkat," tuturnya.
Kudri mengatakan, dalam kegiatan rehab rumah, Dinas Perkim Rohil memiliki tim fasilitator yang langsung ke rumah masyarakat untuk menanyakan bahan apa yang dibutuhkan untuk direhab.
Selanjutnya dijelaskan dia, untuk kriteria penerima bantuan rehab rumah ini adalah masyarakat yang memiliki rumah tak layak untuk dihuni, dan masyarakat itu juga susah dalam mencari pekerjaan.
Selain itu, masyarakat tersebut memiliki anggota keluarga yang banyak, dan pendapatannya sangat kurang. "Banyak juga yang kita bantu seperi janda-janda tua yang betul-betul susah. Dengan inilah pemerintah bisa membantu masyarakat, selain hal-hal lainnya," ujarnya.
Kudri juga menyampaikan, bahwa Dinas Perkim Rohil sudah jemput bola ke provinsi dan pusat, ini karena keterbatasan di APBD Rohil, serta masih banyak hal-hal yang diperlukan menggunakan APBD.
"Mana tau kita bisa dapat dari provinsi maupun di pusat akan lebih baik, tidak semata-mata hanya berharap dari APBD saja. Mudah-mudahan kalau memang ada rezeki kita, bisa kita dapat. Sama-samalah kita berdoa dengan masyarakat, karena ini juga untuk membantu masyarakat," bebernya.
Kabid Perumahan Dinas Perkim Rohil mengapresiasi Bupati dan Wakil Bupati yang telah mendukung penuh bersama Kepala Dinas Perkim Rohil untuk jemput bola, baik ke provinsi maupun ke pusat.
"Mudah-mudahan kedepannya lebih banyak, berharap kita sama Pemda, kalaupun bisa kita ambil sama provinsi, ataupun ke pusat, biar masyarakat yang layak menerima dapat terbantu," pungkasnya.
Selain rehab rumah, Dinas Perkim Rohil juga menyalurkan bantuan WC MCK kepada masyarakat, serta program-program lainnya. (rif)

