JAKARTA – Muhammad Mardiono resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam Muktamar X yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9) malam.
Pimpinan Sidang Muktamar X, Amir Uskara, menyatakan bahwa mayoritas Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) menyetujui pencalonan Mardiono. “Alhamdulillah, ada 30 Ketua DPW yang hadir dan sepakat. Dengan demikian, kami resmi mengukuhkan Pak Mardiono sebagai Ketua Umum PPP terpilih secara aklamasi,” kata Amir.
Ia menambahkan, sesuai aturan, aklamasi sah dilakukan jika calon hadir langsung dan mendapat persetujuan peserta. Setelah seluruh peserta menyatakan setuju, palu sidang pun diketuk sebagai tanda pengesahan. Mardiono selanjutnya akan menyusun kepengurusan bersama delapan formatur yang terdiri dari perwakilan DPW dan DPP.
Menanggapi hasil tersebut, Mardiono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh muktamirin. Hampir 80 persen peserta sepakat untuk mengambil langkah cepat. Ini amanah besar yang harus saya jalankan,” ujarnya.
Sebelumnya, dukungan penuh kepada Mardiono juga datang dari sejumlah DPW, termasuk Aceh dan Papua. Sekretaris DPW PPP Aceh, Ilmiza Saaduddin Djamal, menilai Mardiono memiliki komitmen kuat dalam membesarkan partai. Sementara Ketua DPW PPP Papua Tengah, Frenny Anow, menegaskan seluruh elemen PPP Papua Raya solid mendukung Mardiono.
Dengan terpilihnya secara aklamasi, Mardiono kini resmi memimpin PPP sebagai ketua umum definitif. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa partai berlambang Ka'bah tersebut semakin solid dan siap menghadapi agenda politik ke depan.(*)

