Terkait SK CPNS,

Bupati Yopi Ingatkan Bidan PTT Jangan Mudah Terpengaruh

Bupati Inhu H. Yopi Arianto berfoto selfie bersama para pengurus IBI Cabang Inhu
INHU - Bupati Indragiri Hulu, H. Yopi Arianto SE angkat bicara terkait nasib bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Indragiri Hulu.
 
Menurutnya, kedatangan para bidan PTT ke Kantor Bupati Inhu menanyakan SK beberapa waktu yang lalu merupakan sebuah tindakan yang kurang terpuji.
 
" Bagaimana coba, berkas sudah ada di meja saya tinggal tanda tangan saja, malah rame - rame mendatangi saya," sebut Bupati Yopi dengan nada tegas saat sambutan pada peringatan HUT IBI ke 66 di Gedung Dang Purnama, Rengat.
 
Bupati Yopi mengungkapkan bahwa dirinya pasti menandatangani dan tidak akan mungkin menghalangi SK CPNS  para bidan PTT di Kabupaten Inhu.
 
"Tidak akan mungkin saya menghalangi SK, tak mungkin juga tidak ditandatangani, karena ini semua sudah ketentuan," sebutnya.
 
Oleh karenanya, Bupati yang dikenal tegas ini mengingatkan kepada para bidan untuk tidak mudah terpengaruh oleh hasutan atau provokasi kelompok-kelompok kecil yang justru malah merugikan dan membuat perpecahan.
 
" Para bidan, pikirkan saja bagaimana melayani masyarakat dengan baik," pesannya.
 
Seperti diketahui sebanyak 162 orang yang terdiri dari 4 dokter dan 158 bidan yang bertugas dari Program Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan RI yang berada di lingkungan Pemkab Inhu diangkat menjadi CPNS berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparat Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor: R60/S.SM.01.00/2017 tanggal 1 Februari 2017. (fer)






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar