INHIL - Selama bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M, Polsek Kateman bersama instansi terkait meningkatkan pengamanan melalui patroli gabungan dan penjagaan di pasar wadai. Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi kejahatan 3C (Curat, Curas, Curanmor) serta potensi gangguan kamtibmas lainnya di wilayah yang ramai aktivitas warga. Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadhan, risiko tindak kejahatan juga ikut bertambah, sehingga upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini.
Pengamanan yang dilaksanakan pada Selasa, 4 Maret 2025, pukul 15.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kateman, KOMPOL Ermanto, S.H., M.H., dan diikuti oleh Danramil 06 Kateman yang diwakili Serda Dzalukhu, Korwil Dishub Kateman M. Ali, S.E., beserta personel lainnya. Pengamanan difokuskan pada titik-titik strategis, seperti Pasar Sungai Guntung dan pasar wadai, yang menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat selama Ramadhan.
Dalam operasi ini, dikerahkan 6 personel Polri, 2 personel TNI, 2 personel Satpol PP, dan 5 personel Dishub untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Kehadiran petugas mendapat respons positif dari masyarakat, yang merasa lebih tenang dengan adanya pengamanan langsung di lokasi-lokasi vital. Kapolsek Kateman menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan juga bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan.
"Warga harus tetap waspada dan tidak lengah. Kejahatan bisa terjadi kapan saja jika ada kesempatan. Laporkan segera jika ada hal mencurigakan," ujar KOMPOL Ermanto.
Selain bertujuan mencegah tindak kriminal, pengamanan ini juga diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan. Dengan kehadiran TNI-Polri di tengah masyarakat, warga diharapkan dapat menjalankan aktivitas dan ibadah Ramadhan dengan lebih nyaman, terutama saat transaksi di pasar meningkat dan mobilitas warga bertambah pada malam hari.
Namun, menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat. Kapolsek Kateman mengajak seluruh masyarakat untuk lebih aktif dalam menjaga lingkungan sekitar. "Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Jika kita semua peduli, maka potensi kejahatan dapat ditekan," tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa pengamanan serupa akan terus dilakukan guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk.
Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bukanlah hal yang mustahil. Jangan biarkan kelengahan membuka peluang bagi pelaku kejahatan. Tetap waspada, saling peduli, dan bersama-sama menjaga keamanan untuk Ramadhan yang damai dan penuh berkah. **

