Berkat kepedulian Bupati Yopi terhadap pendidikan

Asyik, Gaji dan Tunjangan Guru di Inhu Cair Sebelum Lebaran

Kadisdikbud Inhu, H. Ujang Sudrajat SP, M.Si
INHU – Kabar gembira bagi ribuan guru tingkat PAUD, TK, SD dan SMP yang bertugas dalam wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Pasalnya, Bupati Indragiri Hulu (Inhu) H Yopi Arianto SE minta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bayarkan hak-hak guru jelang libur hari raya Idul Fitri ini. Pembayaran tersebut dilakukan sejak hari Selasa (13/62017) hingga minggu terakhir bulan Ramadhan.
 
Diantara hak-hak guru yang akan dibayarkan itu diantaranya, gaji, honorarium, tunjangan. “Karena ini sesuai arahan bupati, terhitung sejak hari ini Disdikbud segera mengupayakan pembayaran hak-hak guru menjelang hari raya Idul Fitri 1438 H dengan total anggaran mencapai Rp 8,5 Milyar lebih,” ujar Kadisdikbud Kabupaten Inhu H Ujang Sudrajat SP M.Si.
 
Dijelaskannya, pembayaran honorarium, bantuan transport dan tambahan penghasilan guru sebagai wujud kepedulian bupati terhadap dunia pendidikan khususnya kesejahteraan guru. Bahkan bupati berpesan, agar seluruh guru bersyukur atas semuanya dan dapat memanfaatkan rezeki yang diterima untuk kepentingan keluarga.
 
Sesuai rincian pencairan gaji itu yakni untuk 232 orang honor Guru Bantu Daerah (GBD) tambah transport atau per bulannya sebanyak Rp 1.850.000. total anggaran yang dicairkan untuk honor dua bulan bagi GBD tersebut yakni sebanyak Rp 858.000.000. Kemudian untuk GBD provinsi yakni 345 orang  juga menerima honor selama dua atau Rp 2.000.000 per bulan dengan total sebanyak Rp 1.38.000.000.
 
Sedangkan 47 orang GBD kabupaten yang bertugas didaerah terpencil juga dapat berlega hati. Disdikbud juga mencairkan untuk dua bulan atau sebanyak Rp 750.000 per bulan dengan total anggaran sebanyak Rp 70.500.000. “Proses pencairan setelah dari Disdikbud diteruskan ke masing-masing UPT disetiap kecamatan,” ungkapnya.
 
Tidak hanya itu, 50 orang guru bantu marginal juga dicairkan sebanyak 3 bulan tunjangan transport atau Rp 350.000 per bulan dengan total anggaran sebanyak Rp 52.500.000. Begitu juga dengan 1.803 orang guru honor komite juga dicairkan sebanyak 3 bulan tunjangan transport dengan anggaran setiap bulan Rp 350.000 dengan total anggaran sebanyak Rp 1.893.150.000.
 
Kegembiraan juga akan terasa bagi 380 orang guru PAUD yang akan menerima pencairan intensif selama dua atau per bulannya sebesar Rp Rp 350 ribu dengan total anggaran Rp 266 juta. Sementara terdapat sebanyak 250 orang guru TK juga akan menerima intensif selama tiga bulan atau per bulannya sebesar Rp 350 ribu dengan total anggaran Rp 262.500.000.
 
Tidak cukup sampai disitu, bupati juga memerintahkan untuk membayarkan intensif 2.417 orang guru TPQ, PDTA dam PDTW. Dimana intensifnya sebesar Rp 250 ribu perbulan, dibayarkan untuk 6 bulan atau dengan total anggaran Rp 3.625.500.000.
 
Begitu juga dengan intensif 16 orang pengawas pada PDTA dan PDTW sebanyak Rp 400 ribu perbulan juga dibayarkan sebanyak 6 bulan dengan total anggaran Rp 38.400.000. “Ada juga untuk pengelola PDTA dan PDTW Rp 400 ribu selama 6 bulan dan tambahan penghasilan 797 orang guru selama 6 bulan atau per bulannya sebanyak Rp 250 ribu,” terangnya. 
 
 
 
 
Sumber: swarainhu
Editor: redaksi


[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar