PEKANBARU - 02/06/2022 pasca aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh GPMPPK bersama Pemuda Pancasila Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Khusus untuk OKP di Kabupaten Siak Tahun Anggaran 2011-2019 pada hari Selasa 31 Mei 2022, desakan terhadap Kejati Riau untuk segera melakukan proses pemeriksaan terhadap dugaan korupsi dimaksud mendapatkan berbagai tanggapan dari kelompok lain, ada yang menuding aksi ada kepentingan politik tertentu, sampai dengan tuduhan aksi tersebut berbau provokasi.
Menanggapi hal tersebut Boy, selaku Koordinator Umum GPMPPK menanggapi santai, menurut boy, apa yang mereka sampaikan hal biasa, mungkin mereka sebagai kelompok yang sedang mencari kenyamanan dari kekuasaan Gubernur, jadi pernyataan mereka justru yang berbau politik, yang jelas, kami sebagai Pemuda dan Mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk melakukan kontrol sosial terhadap para pejabat/pemerintah dalam menjalankan tugas dan fungsinya, urusan pembuktian dan proses hukum sudah ada yang bertanggung jawab untuk itu.
Sementara itu Iwan Pansa selaku Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru yang turut hadir langsung saat aksi lalu menyampaikan, bahwa orang orang berkomentar di media layaknya seperti Tong Sampah, Iwan juga menyampaikan bahwa yang didemo itu adalah Pejabat Publik, yang kita demo itu Gubernur Riau, yang semua masyarakat Riau berhak mengkritik dan mengawasinya, Gubernur itu bukan milik mereka yang sok sok mencari muka seolah olah membela, mereka yang memprovokasi dan menantang, mereka pula yang sok sok terzalimi, jangan playing Victim, kalau menantang gentle saja, kami pemuda Pancasila punya kapasitas untuk menyampaikan pendapat baik itu kritik dan saran terhadap siapapun kepala daerah, mau Gubernur, Walikota, Ketua DPRD, dan pejabat dinas sekalipun, karena semua itu jabatan publik, milik seluruh masyarakat.
Terkait tuntutan aksi, Iwan juga menyampaikan, kami menantang yang bersangkutan langsung, bapak Gubernur, Syamsuar untuk klarifikasi, kami tunggu dalam 2x24 jam, mau ga Bapak Syamsuar langsung klarifikasi, kalau tidak, ya kami tetap minta Kejaksaan Tinggi Riau proses hukum segera, jangan bertele-tele.
Hal senada juga disampaikan oleh Boy, Kordum GPMPPK, ya silakan saja Bapak Syamsuar Klarifikasi langsung, biar jelas dan terang, ungkapnya.
Di sisi lain, Ketua BPPH Pemuda Pancasila Pekanbaru, Dedi Harianto Lubis menyampaikan, bahwa masing masing pihak harus menghargai hak orang lain untuk menyampaikan pendapat di muka umum, dan jangan berusaha mengancam untuk menghalangi, Gubernur Riau itu milik masyarakat Riau, bukan gubernur anda-anda saja, atau kami-kami saja, semua orang boleh mengkritik Gubernur, dan sebaiknya sebelum mengetahui substansi pendapat orang lain jangan berkomentar berlebihan, diam saja dan perhatikan.
- Regional
- Pekanbaru
Dugaan Korupsi Dana Hibah Siak 2011-2019, GPMPPK dan PP Tantang Syamsuar Klarifikasi
Redaksi
Kamis, 02 Juni 2022 - 10:34:00 WIB
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru, Iwan Pansa saat aksi.
#Pekanbaru
IndexPilihan Redaksi
IndexCatat Sejarah di Jambi, Enam Guru PPPK Resmi Dilantik Menjadi Kepala Sekolah
Dana Desa 2026 Difokuskan untuk BLT, Ketahanan Desa, hingga Koperasi Merah Putih
Sepanjang 2025, BP3MI Riau Fasilitasi Pemulangan 2.707 PMI Bermasalah dari Malaysia
Api Berhasil Dipadamkan, TGI Utamakan Keamanan Masyarakat dan Pemulihan Operasional
Selasa Pagi, PLTA Koto Panjang Buka Dua Pintu Spillway Pukul 10.00 WIB
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Regional
Jaga Mutu Layanan di Seluruh Wilayah, PT Patra Drilling Contractor Sertifikasi Koki dan Baker
Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:09:07 Wib Regional
Masyarakat Adat Melayu Rantau Kasai Tolak Dugaan Adu Domba oleh PT Agrinas
Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:11:40 Wib Regional
Program Makan Bergizi Gratis di Duri Disorot, Warga Temukan Makanan Tak Layak
Jumat, 30 Januari 2026 - 23:04:58 Wib Regional
Komitmen Keselamatan Tanpa Kompromi, PDC Gelar Training One SIKA untuk Frontliner
Jumat, 30 Januari 2026 - 16:30:58 Wib Regional

