Hadir di Rakorwil Nasdem, Yopi: Saya Datang Sebagai Kandidat, 'Roh' Saya Ada di Nasdem

PEKANBARU - Mantan Bupati Indragiri Hulu dua periode, H. Yopi Arianto angkat bicara terkait kabar kedekatan dirinya dengan Partai Nasdem. Bahkan, Yopi ikut dalam pembukaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Nasdem Riau, Selasa malam (12/10/2021).

Dalam acara Rakorwil itu, tampak Mantan Ketua DPD II Golkar Inhu ini mengenakan jaket hitam dan baju kaos berwarna hitam serta kopiah hitam. Dia duduk disamping Irwan Nasir.

Irwan Nasir sendiri merupakan Mantan Ketua DPW PAN Riau yang juga Mantan Bupati Kepulauan Meranti dua periode.

Ketika dikonfirmasi, Yopi menyebut dirinya menemani sang istri, Rezita Meylani, yang dulu diusung oleh Golkar dan Nasdem pada Pilkada 2020. "Saya datang sebagai kandidat," singkat Yopi tanpa menjelaskan maksud kata 'kandidat' tersebut.

Yopi mengakui, dirinya dan Nasdem memang sudah menjalin komunikasi yang erat, dimana dia mengklaim 'roh' politiknya sudah ada di Nasdem. Terkait hubungan dengan Partai Golkar, Yopi tidak berkomentar banyak. "Golkar yang menghilangkan roh saya disana," tegasnya.

Sebelumnya, nama Yopi memang dikait-kaitkan untuk menjabat posisi Ketua DPW Nasdem Riau, karena Ketua DPW Nasdem Riau hari ini masih dijabat oleh pengurus DPP yang juga Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur XI, Willy Aditya.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakorwil, Jhony Charles, menyebut kapasitas kehadiran Yopi dan Irwan adalah sebagai tokoh masyarakat, dan kedua orang ini juga diharapkan akan maju di DPR RI pada Pemilu 2024 mendatang.

"Target kita jelas, selama ini belum ada DPR RI dari Nasdem di Riau, makin banyak mesin partai kan makin bagus, kalau bisa ada tiga atau empat mesin kita untuk DPR RI," katanya.

Wakil Ketua Umum Nasdem, Ahmad Ali, mengatakan Nasdem tempat berkumpulnya aktivis, dan ada tokoh 'Indonesia Memanggil', bagi orang-orang yang ingin mengabdikan diri untuk perjuangan politik diberikan pintu selebar-lebarnya.

"Disamping memberi efek elektoral, gagasan partai akan semakin kuat, karena tagline kita adalah 'Gerakann Perubahan' tentu harus ada gagasan-gagasan baru dari para tokoh ini," jelasnya. ***






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar