Gubernur Riau Harap Pasien Covid-19 Tidak Isolasi di Rumah

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berharap pasien Covid-19 tidak melakukan isolasi di rumahnya, melainkan pasien harus dirawat di fasilitas milik pemerintah. 

Hal itu diungkapkannya usai melakukan peninjauan kegiatan bongkar muat tabung gas oksigen di Halaman Kantor Gubernur Riau, Sabtu (17/7/2021). 

Hal tersebut, bertujuan agar masyarakat yang melakukan isolasi bisa dikontrol dengan baik oleh petugas kesehatan yang ada di tempat isolasi yang telah disediakan pemerintah, sehingga kekhawatiran akan meningkatnya jumlah kasus meninggal akibat Covid-19 bisa diantisipasi.  

"Kita tidak berharap mereka diisolasi di rumah karena dirumah nanti akan munyulitkan perawatan," ujar Gubri. 

Lebih lanjut ia mengatakan, jika pasien isoman dirawat di fasilitas milik pemerintah makan dijamin, diberi makanan yang bergizi, obat-obatan tidak terputus, dan diberi vitamin. Jika pasien Covid-19 tetap melakukan isolasi mandiri dirumah, pihaknya mengkhawatirkan bisa menularkan virus kepada anggota keluarga yang lain.

Adapun fasilitas untuk isolasi yang disediakan pemerintah masih bisa menampung pasien Covid-19, dimana untuk Asrama Haji saat ini kapasitasnya bisa sampai 700 kamar.

"Selain itu Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Riau dan tempat isolasi milik pemerintah lainnya juga sudah ditambah kapasitasnya," tuturnya. 

Untuk diketahui, menurut update data Covid-19 per tanggal 16 Juli 2021, jumlah pasien isolasi mandiri di Provinsi Riau sebanyak 3.411 orang, sedangkan pasien yang melakukan isolasi di rumah sakit sebanyak 156 orang. (mcr)






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar