Ratusan Hektar Kawasan HPT di Pangkalan Indarung Kuansing Diperjualbelikan Pengusaha Luar Daerah

Ilut Kepala Desa Pangkalan Indarung Kec. Singingi, Kab Kuansing

KUANSING - Kawasan hutan yang berada di Desa Pangkalan Indarung, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), saat ini sudah punah. 

Pasalnya, ratusan hektar kawasan yang berada di dalam Hutan Produksi Terbatas (HPT) di desa itu sudah dijual kepada pengusaha dari luar daerah.

Kades Pangkalan Indarung Ilut, saat  berbincang dengan juru warta RiauKarya.com di kantor Bupati Kuansing, Kamis (10/06/2021) pagi, mengakui kondisi hutan tersebut. Dia menyampaikan, ratusan hektar kawasan hutan yang berada di Desa Pangkalan Indarung telah diperjualbelikan oleh masyarakat setempat.

“Yang jual masyarakat Pangkalan Indarung juga, ada yang tinggal di sini, ada juga yang tinggal di luar Pangkalan Indarung,” jelas Ilut.

Dia sangat menyayangkan hal itu terjadi. Karena hutan yang menjadi titik nadir kehidupan masyarakat setempat kini telah berpindah tangan kepada pihak luar.

“Kami pemerintahan desa bersama ninik mamak sudah berupaya mencegah, namun mereka (penjual) merasa tak peduli,” katanya.

Dalam catatannya, setidaknya ada 10 orang warga Pangkalan Indarung yang telah menjual lahan itu kepada pihak luar. Nama-nama tersebut sebagian ada yang tinggal di luar Pangkalan Indrarung.

“Kami akan proses orang yang menjual harta karun Pangkalan Indarung itu nanti ke pihak hukum, tunggu saja tanggal mainnya,” ujar Ilut mengancam. 

Dia mengajak masyarakat setempat untuk bersama memikirkan nasib Pangkalan Indarung masa depan. "Jika hutan ini habis diperjualbelikan kepada pihak luar, dimana lagi masyarakat akan bercocok tanam kemudian hari,” ucapnya.

Sementara, masyarakat di Pangkalan Indarung mayoritas mengandalkan hasil pertanian sebagai tulang punggung perekonomian mereka, tutup Ilut.






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar