Tiga Kali Ditolak RS, Korban Luka Bakar Akhirnya Dibawa ke RSUD Bangkinang 

Muhammad Asyari (24) korban luka bakar yang ditolak Rumah Sakit.

KAMPAR - Sabtu (01/05). Warga kurang mampu yang merupakan anak dari salah seorang Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di bawah Dinas Sosial Kabupaten Kampar, mengalami luka bakar yang cukup serius di sekujur tubuhnya akibat tersambar api yang berasal dari percikan korek yang mengenai jerigen bensin, di Kamis malam 29/04 dan hanya bagian kakinya yang tidak terbakar pada malam itu.

Korban luka bakar ini Muhammad Asyari (24) merupakan masyarakat Dusun I Desa Domo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar, setelah dibantu Warga memadamkan api, kemudian korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kampar Kiri, karena peralatan yang tidak memadai, pada hari Jumat 30 April akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit (RS) "pertama" yang ada di Pekanbaru, namun malah dirujuk lagi ke RS swasta "kedua" , kemudian di oper lagi ke RS "ketiga", dimana penolakan - penolakan tersebut membuat korban trauma untuk menjalani pengobatan, belum lagi ibu korban Yuherna (40) mengaku tidak memiliki biaya untuk pengobatan anaknya yang merupakan buruh sawit tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kampar Drs. Muhammad M.Si ketika dikonfirmasi, menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan inisiatif serta usaha dari salah seorang anggotanya yang merupakan pendamping Dinas Sosial di wilayah Kampar Kiri bernama Sri Mahrani dan Juli, yang telah berupaya meyakinkan korban dan pihak keluarga agar mau dibawa berobat, hingga akhirnya kembali di bawa ke RSUD Bangkinang untuk menjalani pengobatan.

"Setelah berupaya meyakinkan keluarga dan korban luka bakar, akhirnya anggota kita di wilayah Kampar Kiri yang bernama Sri Mahrani melarikan korban ke RSUD Bangkinang dan saat ini telah dirawat di RSUD Bangkinang selanjutnya akan dilakukan tindakan operasi," ungkap Muhammad.

Alhamdulillah berkat kepedulian, kerjasama dari berbagai pihak, terutama para pekerja sosial yang ada di bawah jajaran Dinas Sosial sehingga korban telah bisa ditangani dengan baik, Kami mengajak semuanya agar kita bersama-sama untuk mendoakan M. Asyari supaya dapat segera dilakukan tindakan operasi sesegera mungkin, serta lekas sembuh dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga," ujar Muhammad.






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar