Rutin Patroli, Polsek Benai Kembali Temukan 1 Dompeng Beraktifitas di Aliran Sungai Batang Kuantan

Rakit dompeng PETI dirusak dan dibakar.

KUANSING - Patroli Rutin Pertambangan Emas Tampa Izin (PETI) di aliran Sungai Batang Kuantan Kecamatan Benai Kembali dilakukan Polsek Bena, Rabu (03/03/2021).

Kegiatan patroli ini dilakukan sehubungan dengan masih membandelnya para pelaku PETI yang selama ini beraktifitas di aliran sungai batang kuantan, walaupu sudah sering dilakukan penertiban oleh Polsek Benai dan Polres Kuansing.

Kapolres Kuansing, AKBP Henky Poerwanto SIK.MM melalui Kapolsek Benai, Iptu Donal Jonson Tambunan SH saat di Konfirmasi awak media mengatakan operasi kali ini langsung dipimpin dirinya bersama 3 (tiga) personil Polsek Benai.

Dalam patroli hari ini, Kepolisian masih tetap melakukan penyisiran di sepanjang tebing sungai Batang Kuantan wilayah hukum Polsek Benai. Dalam patroli ini tepatnya di pinggir tebing Desa Banjar Benai, dirinya bersama anggota mendengar adanya suara mesin dompeng di sungai Batang Kuantan yang terlindung oleh semak belukar.

"Kami langsung berhenti dan menuju ke arah suara mesin dompeng tersebut untuk memastikan apakah benar ada pelaku pertambangan emas yang beraktifitas dan menuju suara dompeng tersebut." Pungkas Kapolsek.

Dikatakanya, saat dirinya bersama anggota menuju kelokasi, dari kejauhan terdengar suara mesin dompeng dimatikan, dan kemudian terlihat 2 (Dua) orang pelaku langsung melarikan diri dari semak belukar tersebut menuju ke semak bagian Hilir Sungai Kuantan.

"Saya dan anggota langsung melakukan pengejaran terhadap 2 (Dua) orang yang lari tersebut, karena jarak yang sangat jauh sehingga 2 (Dua) orang pelaku tidak diketahui identitasnya dan berhasil melarikan diri." terang Kapolsek.

Lanjutnya, dengan tidak berhasilnya pelaku dilakukan penangkapan, pihaknya kembali ke semak belukar sumber suara dompeng, dan benar di temukan 1 (Satu) Unit Rakit Dompeng ditambatkan di pinggir tebing dibawah rerimbunan semak belukar.

"Untuk rakit dompeng ini sudah kita tindak dengan melakukan pengrusakan dan pembakaran, dengan tujuan agar tidak dapat dipergunakan lagi," tutup Kapolsek.






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar