Bupati Kampar Tegaskan Agar PT. PLN Untuk Tetap Berkomitmen Pembangunan Lisdes

Rapat Evaluasi Pelaksanaan Rancangan Kerja Tahunan (RKT) 2020

PEKANBARU - Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH menghadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan Rancangan Kerja Tahunan (RKT) 2020 dan Pembahasan Penyusunan RKT 2021 Kerja sama Antar Balai Besar KSDA Riau dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, Dalam rapat tersebut juga membahas Evaluasi hasil kerjasama Pengembangan Listrik Desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

Acara Evaluasi tersebut dipusatkan di Kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau di Pekanbaru. Hadir dalam rapat evaluasi tersebut di antaranya Kepala Besar BKSDA Provinsi Riau Suharyono beserta staf, Kepala Dinas Lingkungan hidup Aliman Makmur, Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Azwan, Kepala BMPD Febrinaldi Tridarmawan, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Suhermi, Kepala Dinas PUPR Afdal, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Zulia Darma, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kampar Diky Rahmadi, Kepala Bagian Sumber Daya Alam Safaruddin dan jajaran Dinas Terkait lainnya serta perwakilan PT. PLN  yang diwakili Alexander, Ahmad Zaki Arfan dari PLN UP2K Pekanbaru (19/1).

Dalam arahannya Bupati Kampar menegaskan agar pihak PLN tetap berkomitmen tentang pelaksanaan program Listrik Desa (Lindes) dan pembangunan sarana dan prasarana berupa jembatan yang telah tertuang dalam kerjasama antara Balai Besar KSDA Riau dan PT. PLN, Selain itu Bupati juga menyampaikan ungkapan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT. PLN yang telah berupaya melakukan pengembangan sarana Lisdes didaerah sulit di Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

Di sisi lain Catur Sugeng juga menekankan agar pihak PLN untuk segera melakukan realisasi Lisdes dan pembangkit jembatan dengan menyesuaikan anggaran yang telah disepakati PT. PLN melaui dana CSR. Bupati juga memberikan alternatif pilihan dengan melakukan pembangunan jembatan-jembatan kecil penghubung antar Desa.

“Program ini adalah program yang ditunggu oleh masyarakat yang berada di daerah sulit, Saya tekankan agar pihak PLN untuk tetap berkomitmen melaksanakannya perjanjian yang telah disepakat antara Balai Besar KSDA, Pemda Kampar dan PT. PLN”tegas Catur Sugeng

Bupati Kampar juga mengarahkan agar pihak PLN untuk melaksanakan komitmen pembangunan jembatan-jembatan penghubung antar desa dengan melakukam pembangunan secara bertahap setiap tahunnya apabila belum mampu melaksanakan pembangunan secara menyeluruh dalam satu tahun.

“Selain sarana Lisdes, pembangunan jembatan-jembatan penghubung antar desa  juga salah satu upaya kita sebagai wujud keberadaan Pemerintah, masyarakat sangat mendambakan pembangunan sarana tersebut”ungkap Bupati Kampar.

Sementara itu Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya (KSDA) Riau Suharyono menyatakan bahwa dalam pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana Lisdes dan pembangunan jembatan dapat melibatkan masyarakat agar dapat meminimalisir Konflik dan Balai Besar KSDA juga telah melibatkan masyarakat melalui dubalang-dubalang agar dapat lebih memberdayakan masyarakat desa.

Selain itu Haryono juga menyampaikan menyangkut penyusunan dokumen Rencana Kerja Tahunan (RKT), serta penyusunan laporan tahunan akan dilaksanakan oleh dinas lingkungan Hidup Kabupaten Kampar yang telah disampaikan kepada Balai Besar KSDA Provinsi Riau paling lambat Februari 2021.

Di akhir sambutannya Kepala Besar BKSDA Provinsi Riau agar segera melakukan kegiatan survey evaluasi dan monitoring realisasi yang tertuang dalam kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, Balai Besar KSDA dan PT. PLN.






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar