Dompet Dhuafa Riau, Gagas Budikdamber Dorong Usaha Produktif Masyarakat

INHU - Sudah 3 bulan berjalan program Budikdamber (Budidaya Lele dan Kangkung dalam Ember) ketahanan pangan Dompet Dhuafa Riau, yang berlokasi di RT 13 RW 04, Desa Buluh Rampai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Dengan penerimaan manfaat program ini berjumlah 20 KK. Tim Dompet Dhuafa Riau Perwakilan Indragiri Hulu Redovan Jamil saat dikonfirmasi menyatakan, program tersebut telah diclosing dengan keberhasilan program 70%.

" Penilaian ini dilihat dari item jumlah panen dari benih lele yang ditebar dari awal, serta pemahaman kelompok dalam merawat lele dan kekompakan dari kelompok Budikdamber dari awal program hingga selesai," ujarnya. 

Lanjutnya, tahapan pelaksanaan program dimulai dari satu minggu persiapan pembuatan instalasi wadah ember. Pemasangan kran air pembuangan serta pembuatan cup tempat kangkung. Ibu-ibu sebagai anggota kelompok semangat dan senang dengan aktifitas barunya, Budikdamber.

"Program Budikdamber bertujuan menciptakan kemandirian masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Mendorong kelincahan unit usaha produktif masyarakat dalam situasi pendemi COVID19. Berkebun dan berternak sebagai strategi healing psikologis masyarakat," paparnya lagi. 

Lebih jauh Redovan Jamil menjelaskan, Ikan dalam Ember (Budikdamber)
merupakan konsep sederhana memelihara ikan dalam ember sekaligus menanam sayur di bagian atas ember. Limbah ikan sekaligus menjadi sumber nutrisi bagi tanaman. Budikdamber merupakan inovasi praktis yang bisa dilakukan skala rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan protein dan serat keluarga. Pada umumnya jenis komoditas yang dibudidayakan fokus pada ikan lele dan sayuran berbatang pendek seperti kangkung, bayam, dan lain-lain. 

Penerapan teknologi budikdamber merupakan strategi intervensi yang menyasar pada kelompok rumah tangga. Konsep sederhana budikdamber dinilai mudah untuk diikuti oleh masyarakat dari kalangan manapun. Sehingga dengan penyampaian yang tepat, kebermanfaatan program ini bisa dicapai, pungkasnya. 

Sementara ketua Kelompok Budikdamber Alfi Khotimah berkomentar, "Kami sangat senang dengan program budikdamber dari Dompet Dhuafa. Pada akhirnya kami faham bagaimana cara merawat lele mulai dari hari pertama hingga panen. Kemudian kami juga punya kegiatan pada pagi hari dan sorenya yaitu memberi pakan lele. Serta program ini membantu untuk meningkatkan ketahan pangan keluarga. Kami dapat memetik kangkung sekali dalam seminggu juga," ujar Alfi Khotimah.(surya) 






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar