Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Talang Mamak di Rakit Kulim, Bupati Inhu Dihadiahi Tanjak

Bupati Inhu H Yopi Arianto SE pasangkan tanjak kebesaran suku Talang Mamak ketika pengukuhan lembaga adat Talang Mamak di Rakit Kulim

INHU - Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), H Yopi Arianto, SE selama ini selalu memperhatikan masyarakat suku Talang Mamak yang ada di Inhu, khususnya di Kecamatan Rakit Kulim, perhatian dari orang nomor satu di Inhu tersebut ternyata dibalas dengan diberikanya penghargaan dari Patih Suku Talang Mamak yang merupakan pemimpin adat tertinggi Suku Talang Mamak. 

Penghargaan itu dibuktikan ketika seorang Patih Talang Mamak memasangkan tanjak putih khas suku Talang Mamak pada Bupati Inhu. Pemasangan tanjak itu dilakukan saat pengukuhan Lembaga Adat Suku Talang Mamak se Kecamatan Rakit Kulim yang digelar di halaman kantor Camat Rakit Kulim, Selasa 2 Desember 2020 siang.

"Terima kasih pak Patih, pak Batin, ini merupakan penghargaan yang tak ternilai bagi saya, tanjak ini akan saya simpan sebagai kenang-kenangan," kata Bupati yang terus memakai tanjak itu saat shalat Ashar hingga Magrib seperti enggan melepas dari kepalanya.

Kehadiran Bupati Inhu ke Rakit Kulim disambut antusias oleh warga adar Suku Talang Mamak. Para tokoh adat dan pejabat satu persatu menyalami Yopi. 

Kehadiran Bupati disambut dengan pertunjukan adat tradisional suku Talang Mamak. Diawali dengan pertunjukan silat dan dilanjutkan dengan pertunjukan sabung ayam. 

Pada acara tersebut tampak kehadiran Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Riswidiantoro, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Inhu, Nursisman, Plt Camat Rakit Kulim, Rosmida, dan juga Kepala Desa (Kades) se Rakit Kulim.

Proses pengukuhan ditandai dengan pengucapan sumpah oleh para Patih, Batin, dan Mangku se Kecamatan Rakit Kulim dan dilanjutkan dengan pemasangan tekolok kepada para Patih, Mangku, dan Batin Talang Mamak. Pada kesempatan itu, Bupati juga mendapat tanjak putih yang dipasangkan langsung oleh salah seorang Patih Talang Mamak.

Setidaknya terdapat sepuluh orang yang dilantik pada kesempatan itu, yang terdiri dari satu Patih dan sembilan Batin. Satu Patih yang dilantik, yakni Patih Desa Talang Durian Cacar. Sembilan Batin yang dilantik, antara lain Batin Talang Durian Cacar, Batin Talang Perigi, Batin Talang Sungai Parit, Batin Talang Suka Maju, Batin Talang Sungai Limau, Batin Talang Gedabu, Batin Talang Sungai Ekok, Batin Talang 7 Buah Tangga, dan Batin Talang Selantai.

"Hari ini diujung masa jabatan saya, saya kembali mendapat penghargaan yang luar biasa," ujar Yopi usai menerima tanjak tersebut. 

Yopi berkata dirinya mengingat ketika awal periode jabatannya sebagai Bupati Inhu yang juga mendapat penghargaan dari masyarakat Kecamatan Rakit Kulim. "Alhamdulillah tanjak kebanggaan Suku Talang Mamak sudah berada di kepala saya. Tentunya ini luar biasa, saya merasa dibanggakan oleh para orangtua di Kecamatan Rakit Kulim," katanya.

Selama proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Inhu, Yopi melihat ada pihak yang hendak membenturkan para Patih dan Batin Talang Mamak. 
"Ketika Pemilu semua ingin membangga-banggakan Suku Talang Mamak untuk mempengaruhi para Patih dan para Batin, seolah-olah tidak ada perhatian. Bahkan semuanya ikut campur bagaimana meyakinkan para patih dan para Batin," katanya. 

Oleh karena itu, dirinya mendoakan agar semuanya baik-baik saja sekaligus mengukuhkan Lembaga Adat Suku Talang Mamak. "Alhamdulillah kita buktikan siang hari ini kita sudah melaksanakan pengukuhan yang selama ini kita cita-citakan. Selama berdiri pemerintahan ini, baru kali ini ada pengukuhan Lembaga Adat Suku Talang Mamak. Ini sangat luar biasa sekali," ujarnya. 

Pada akhir sambutannya, Bupati menyampaikan agar warga Kecamatan Rakit Kulim menggunakan hak pilihnya pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang. 

"Kita doakan di tanggal 9 Desember ini kita mendapatkan pemimpin yang amanah. Pak Patih dan Pak Batin sebagai orang yang dituakan disepuhkan, diharapkan tetap mempertahankan komitmennya," katanya.

Sementara itu, Plt Kadis PMD Inhu, Riswidiantoro, SE saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, Pengukuhan Lembaga Adat talang mamak Inhu ini menindaklanjuti Peraturan Bupati Inhu No. 69 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembentukan LKD dan LAD.

 "Semoga pelestarian adat istiadat dan budaya suku talang mamak semakin bisa terprogram dan terencana dengan optimal dalam pencapaian SDG's Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa adaptif dapat terwujud," harap Aris sapaan akrab Riswidiantoro.***






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar