KUD Motah Makmur

Kepeecayaan Petani Meningkat Tajam

Foto : nampak jalan poros kebun petani KUD Motah Makmur yang sedang diperbaiki serta alat berat saat mewujudkan keinginan anggota petaninya..

BATANGCENAKU - Kepercayaan petani plasma yang meliputi desa Kepayang Sari, Cenaku Kecil dan desa Anak Talang kecamatan Batang Cenaku kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) meningkat tajam pada sistem kelola Koprasi Unit Desa (KUD) Motah Makmur.

 

Terpantau di lapangan oleh awak media ini grafik peningkatan hasil produksi kebun plasma teecatat dalam pembukuan KUD Motah Makmur, Sabtu (17/10) sekira pukul 11.00 WIB. Grafik itu juga terpampang di papan informasi KUD Motah Makmur.

 

Ketua KUD motah Makmur, Sudirman saat dikonfirmasi riaukarya.com membenarkan perolehan buah panenan saat ini telah mencapai 300 ton per bulan. Padahal sebelumnya perolehan itu hanya mentok di angka 70 ton per bulan.

 

Sudirman menyebutkan 70 ton perolehan buah yang disetor petani plasma itu terjadi lantaran ketidakpercayaanya pada sistem kepengurusan KUD Motah Makmur sebelum adanya pergantian peugurus. Hingga petani enggan menyetor buah kebunnya ke KUD.

 

Salah seorang anggota tani plasma, Abdul Karim kepada media ini mengungkapkan, hija semakin tipisnya kepercayaan, masyarakat petani naungan KUD Motah Makmur itu juga memiliki sejumlah aspirasi yang tak junjung jua terkabul. Beberapa aspirasi itu antara lain adalah diwujudkanya audit keuangan dan aset koprasi selama 8 tahun berjalan. 

 

Perhatian serius pada kebutuhan kebun seperti halnya perawatan jalan kebun, persediaan biaya pupuk dan sikap transfaransi pengutus saat harus melaporkan kinerja tiap tutup tahun buku. Hinngga pada akhirnya Sudirman duduk mejadi ketua KUD bersama kawan kawan, seolah membangunkan semabgat berkoprasi smua anggota koprasi di tiga desa naungan.

 

Aliasnan (48) juga mengungkapkan hal senada. Begitu nampak antusias dari anggota KUD Motah Makmur setelah adanya pergantian pengurus. Begitu ketua KUD Motah Makmur Sudirman didudukan sejak awal Juli 2020 silam, Sudirman langsung ambil kebijakan mengadakan kegiatan audit independen hingga kini masih berhalan.

 

Tak hanya audit keuangan KUD selama 8 tahun berjalan, namun KUD Motah Makmur saat ini juga tengah menggempur pekerjaan jalan poros kebun yang tadinya amburadul tak tersentuh sepabhang 15 kilometer. Kemudian semua aset KUD juga seketika dimanfaatkan, seperti halnya alat berat yang kini mulai melayani kebutuhan petani dari ke tiga desa kemitraan PT. Tasmapuja itu, " pak Ketua langsung ambil langkah cepat memwujudkan sejumlah kemauan petaninya " kata Aliasnan.

 

Bahkan, demi kemajuan Sumber Daya Masyarakat (SDM), Sudirman juga memberangkatkan satu orang anak petaninya, Adnan Sadikin (22) untuk mengikuti pelatihan di dinas kopeasi Inhu. Hal itu bertujuan melahirkan generasi cerdas yang diharap manpu menguasai ilmu yang dibutuhkan oleh koprasinya, baik managemen, adninistrasi maupun dibidang keuangan, " kami hanya butuh kemajuan karena sistem yang baik " tutup Sudirman. (by)





[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar