Hari Libur, Bupati Inhu Nginap di Peranap dan Silaturahmi Bersama Masyarakat Dua Kecamatan

INHU - Hari libur, Bupati Indragiri Hulu, H. Yopi Arianto, SE nginap di kantor Camat Peranap, Sabtu 8 Agustus 2020 malam.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Inhu berdialog dengan Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Inhu, Marwan MR, serta tokoh adat melayu di Kecamatan Peranap.

Selanjutnya, pada Ahad 9 Agustus 2020 pagi, sekira pukul 9.00 WIB, Bupati Yopi bersilaturahmi dengan masyarakat di Desa Sencano Jaya, Kecamatan Batang Peranap.

Kehadiran orang nomor satu di Inhu ini di Desa Sencano Jaya yang didampingi oleh Ketua Fraksi Golkar DPRD Inhu, Daniel Eka Perdana, dan Sekretaris Komisi III DPRD Inhu, Elda Suhanura, SH, MH tersebut disambut oleh Camat Batang Peranap, Yusri Erdi serta kepala desa dan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat se Kecamatan Batang Peranap.

Dalam silaturahmi tersebut, Bupati Yopi berdialog dan menyerahkan e-KTP kepada 165 orang warga dari lima desa, yakni Desa Sencano Jaya, Desa Sungai Aur, Desa Peladangan, Desa Punti Kayu, dan Desa Pesajian. Menariknya, perekaman langsung dilakukan di kantor desa setempat.

Camat Batang Peranap, Yusri Erdi menyampaikan penyerahan e-KTP tersebut merupakan bentuk pelayanan prima dari pemerintah kepada rakyat.

"Sebelumnya kita melakukan perekaman di sini, atas instruksi Bupati Inhu, agar masyarakat tak susah untuk melakukan perekaman dan pencetakan e- KTP di Kabupaten," kata Camat.

Camat Batang Peranap saat menyampaikan sambutan 

Camat melanjutkan sebelumnya hampir 300 orang warga Kecamatan Batang Peranap sudah melakukan perekaman e- KTP beberapa waktu lalu. "Namun kemarin ada yang mengambil sendiri karena untuk keperluan kepengurusan bantuan Covid-19," jelasnya.

Selanjutnya, Bupati Yopi  menghadiri dan membuka acara latihan bersama (trabas) di desa Sencano Jaya yang di nakhodai oleh komunitas JARAN ALAS COMUNITY (JAC)  yang merupakan salah satu komunitas motor trail yang ada di Desa Sencano Jaya.

Bupati Inhu, H. Yopi Arianto melepas trabas

Tujuan utama di adakanya latihan bersama ini untuk mempererat silaturahmi sesama raider dan kegiatan ini merupakan kegiatan bakti sosial dalam rangka renovasi Mushola As-Salam yang ada di Desa Sencano Jaya.

Selain raider setempat, latihan bersama kali ini juga di hadiri oleh beberapa raider dari daerah  lain seperti  ITA Inhu, Pelalawan, Kota Pekanbaru, Kuansing dan daerah lainnya. 

Bupati Yopi Kunjungi Bumdes Bina Karya Desa Sungai Aur

Usai menyerahkan e-KTP untuk warga dan melepas trabas, Bupati Yopi berkunjung ke Desa Sungai Aur dan melihat langsung Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Bina Karya milik desa tersebut.

Bumdes Bina Karya yang dikunjungi Bupati Yopi itu berdiri sejak tahun 2016 dan saat ini telah memiliki beberpa unit usaha, seperti Bumdes Mart  (Sembako/Barang Harian) dan pembuatan jamu serbuk yang di olah dari bahan-bahan herbal seperti jahe merah, kunyit, kencur dan sebagainya..

Saat dialog bersama BumDes Bina Karya, Bupati yang hoby memakai sandal jepit tersebut menanyakan bahan apa saja yang banyak di minati oleh masyakat dan bagaimana laba dari 2016 sampai saat ini.

Menjawab pertanyaan bupati, Hartoyo selaku Direktur BumDes Bina Karya menjelaskan, dari tahun 2016 keuntungan atau laba yang didapat kurvanya selalu naik,  walaupun di tahun 2018 mengalami penurunan laba, tetapi tidak terlalu anjlok. Hanya terjadi penurunan keuntungan sedikit dari tahun-tahun sebelumnya.

Lebih jauh disampaikan, mengenai bahan atau produk yang paling banyak diminati oleh masyarakat dan cepat habis adalah beras dan kebutuhan pokok lainnya. 

"Kita belanjanya mingguan pak bupati. Dalam sekali belanja Bumdes Bina Karya bisa menghabiskan 20-30 juta per minggu," ungkap Hartoyo.
 
Menanggapi hal itu, Bupati Yopi mengatakan, " Kalau yang paling laris itu beras, bisa dong saya  menawarkan produk atau beras dari Kecamatan Kuala Cenaku beras hasil produksi daerah kita sendiri," ujarnya.

"Kami sangat senang sekali pak kalau Bumdes Bina Karya bisa berkolaborasi dengan produk lokal lainnya " ujar Rosadi salah seorang pengurus Bumdes dengan semangat.
 
Di sela-sela dialog, Kades Sungai Aur, Yaumin menambahkan, untuk saat ini bahan pokok pembuatan jamu masih membeli dari pasar terdekat. 

"Kedepannya kami sudah menghimbau kepada seluruh warga Desa Sungai Aur untuk menanam jahe merah, kunyit, dan kencur di pekarangan rumah. Nantinya bumdes yang akan membelinya. Jadi masyarakat dapat uang tambahan dan bumdes pun tidak jauh membeli kebutuhan pokok pembuatan jamu ini," jelas Kades Sungai Aur.***





[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar