DILAPORKAN ATAS DUGAAN PERZINAHAN

Tak Hanya Hukum Pidana, Bupati Katingan Juga Dijatuhi Hukum Adat

foto : internet
RiauKarya.com - Bupati Katingan, Ahmad Yatenglie saat ini masih menanti hukum pidana yang akan menjeratnya pasca-pelaporan oleh salah seorang anggota polisi lantaran diduga berselingkuh dengan istrinya.
 
Namun, tak hanya itu saja, Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng ternyata juga menyiapkan hukuman adat. Hal itu lantaran perbuatan Ahmad dinilai telah melanggar nilai adat yang kini dipegang teguh suku Dayak. Hanya saja, tak dijelaskan secara rinci bentuk pelanggaran dan hukuman terhadap Ahmad.
 
Meski begitu, Agustiar Sabran selaku  Ketua DAD Kalteng memastikan akan menjatuhkan sanksi adat. Menurutnya, pihaknya akan mengkaji persoalan hukum adat yang dilanggar karena yang bersangkutan merupakan figur publik dan pemimpin bagi masyarakat Dayak yang ada di Kabupaten Katingan. Sanksi adat kepada AY pun akan diberikan oleh DAD.
 
Hal itu akan berlangsug sambil menunggu proses hukum yang berjalan. Agustiar menambahkan, kasus asusila tersebut telah melanggar norma sosial dan falsafah ”belum bahadat” suku dayak. Karena itu, bisa dijatuhi denda adat.
 
Adapun penjatuhan sanksi adat sendiri, bukan merupakan hal baru diterapkan di Bumi Tambun Bungai ini. ”Kami akan laksanakan hukum adat atas kasus ini. Tetapi tidak mengenyampingkan hukum positif yang dilakukan oleh pihak kepolisian,” ujarnya.
 
Sementara itu, mekanisme dan bentuk denda nantinya akan dimusyawarahkan dengan DAD Katingan dan tokoh tokoh adat. Maka, akan diperoleh keputusan yang tepat dengan mempertimbangkan kehati-hatian dan unsur keadilan. ”DAD akan terus mengikuti perkembangan kasus perselingkuhan Bupati Katingan tersebut, hingga ada keputusan yang jelas," tandasnya.
 
Sumber: JPNN






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar