Pemerintah Gunakan Dana Desa untuk Bansos dan Program Padat Karya saat Corona

Pemerintah Gunakan Dana Desa untuk Bansos dan Program Padat Karya saat Corona
Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar

JAKARTA - Untuk meminimalisir dampak wabah virus corona, Presiden Jokowi meminta adanya pemanfaatan dana desa untuk program padat karya tunai. Program ini diharapkan dapat membantu ekonomi warga desa di tengah pandemi corona. 

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar sudah menyiapkan 3 program yang menyasar masyarakat yang tak memiliki pekerjaan hingga kelompok miskin. Pertama, program padat karya tunai desa. 

"Padat karya tunai desa skala desa dengan beberapa syarat. Yang pertama yang dilibatkan dalam padat karya tunai desa adalah para penganggur dari manapun asalnya tapi domisilinya di desa itu, setengah penganggur dan kelompok miskin lainnya termasuk kelompok marginal," kata Abdul Halim dalam konferensi pers secara virtual,  Selasa (7/4). 

"Sekali lagi syaratnya harus ada di wilayah desa itu. Karena tiap-tiap desa harus ada program padat karya tunai desa itu. Sehingga masing-masing akan berputar duit itu di desa," tambahnya.  

Program kedua yaitu terkait pemberian upah. Pemerintah memastikan upah yang diberikan cukup dan diberikan setiap hari. Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat desa. 

"Kedua, padat karya tunai desa dengan menggunakan dana desa diupayakan semaksimal mungkin nilai upah lebih besar daripada nilai bahan, karena targetnya keterlibatan sebanyak mungkin warga miskin, penganggur, atau setengah menganggur," ujarnya  

Terakhir, pemanfaatan dana desa untuk pengadaan bantuan sosial. Khususnya bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan lainnya seperti PKH dan BPNT.  

"Jadi sasaran Bansos ini adalah mereka yang sama sekali belum mendapatkan manfaat. Bapak Presiden tidak ingin ada celah sedikit pun di desa, warga yang terdampak COVID-19 tidak mendapat perhatian dari pemerintah," ujarnya.  
 

#Nasional

Index

Berita Lainnya

Index