Konsumen Resah, Masker Langka Harga Melonjak

Setelah Pengumuman Presiden Joko Widodo yang mengonfirmasi adanya dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang positif Virus Corona menimbulkan kepanikan dibeberapa daerah di tanah air Khusus nya Di kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Kepanikan tersebut muncul dalam bentuk beberapa hal, misalnya saja tindakan panic buying atau berbelanja dalam jumlah besar, baik itu belanja kebutuhan makanan, obat-obatan dan vitamin, hand sanitizer serta masker. 

Pasalnya, setelah pengumuman WNI positif Virus Corona, harga sekotak masker bisa mencapai Rp1,2 juta di toko online yang diakibatkan lonjakan permintaan, akibat tinggi nya permintaan, harga masker melonjak tajam hingga beberapa kali lipat.

Salah satu Warga Rokan Hilir bernama Farida, meminta pemerintah lebih serius menangani persoalan masker yang langka di pasaran dan harga yang jauh lebih tinggi dari biasanya.

"Ini sudah melanggar UU tentang perdagangan dimana prilaku menimbun barang untuk mengambil keuntungan di luar kewajaran dan ini juga sudah melanggar etika bisnis, pemerintah harus nya lebih tegas dalam hal ini,” katanya

Satria juga mengatakan demikian, sangat disayangkan begitu cepat melonjaknya harga masker yang begitu tinggi dalam waktu yang singkat, yang mengakibat kan beberapa masyarakat kesulitan untuk menjaga diri disaat situasi seperti ini.

“Baru sehari diumumkan virus corona, harga masker sudah melambung tinggi. Pemerintah harus sigap menanggapi ini, jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan situasi demi keuntungan," ungkapnya.

Penulis:  Fadli, Mahasisawa Universitas Islam Riau






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar