Desa Gumanti, Kecamatan Peranap

Tak Kunjung Naik Penampung Karet Asal Gumanti Harap Pemerintah Tinjau Ulang Harga Karet

Tampak Photo Darlis Ismail Penampung Karet

INHU -  Kurang lebih 6  (Enam) tahun belakangan harga Karet tak kunjung naik di Provinsi Riau, seperti halnya terjadi Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), harga karet dari tahun ke tahun bervariasi dari harga Rp.4.800 (Empat Ribu Delapan Ratus) hingga Rp. 9.200 (Sembilan Ribu Dua Ratus)

seperti yang disampaikan Darlis Ismail (Penampung Karet) warga Desa Gumanti  saat dikonfirmasi Selasa 31 Maret 2020  mengatakan dibandingkan minggu lalu harga karet turun drastis, pada minggu sebelumnya harga karet mencapai Rp.6.800 (Enam Ribu Delapan Ratus) dan baru ini harga karet turun menjadi  Rp.5.700 (Lima Ribu Tujuh Ratus) sebagai penampung karet dirinya mengaku sejak turunnya harga karet Omset mulai menurun dan pendapatpun berkurang.

Pria yang akrab disapa Darlis ini berharap  kepada pemerintah dan seluruh pihak terkait dapat meninjau ulang harga karet khsususnya di Provinsi Riau agar kehidupan petani jauh lebih sejahtera. ujar Darlis

sementara itu Darsono (47 tahun) petani Karet saat ditemui Riaukarya Selasa 31/03/2020 mengatakan harga karet beberapa tahun belakangan ini dapat mencekik Petani.

"iya pak sudah lama sekali harga karet tak kunjung naik-naik tidak sebanding pendapatan dan pengeluaran apa lagi kalau musim Hujan". jelas Darsono




[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar