Pantas Saja Langka, Pangkalan Ini Salurkan LPG Tidak Tepat Sasaran

Foto: cakaplah

BENGKALIS - Belakangan ini masyarakat kurang mampu di Bengkalis kesulitan mendapatkan elpiji 3 kilogram. Usut punya usut, kelangkaan itu bukan karena penggunaan melebihi kuota, melain penyalurannya tidak tepat sasaran.

Hal itu terbukti ketika Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis melakukan inspeksi mendadak di sejumlah pangkalan elpiji.

Kepala Dinas Dagperin Indra Gunawan melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perdagangan Jefri menyebutkan tindakan turun lapangan ini dilakukan untuk mengecek sejauh mana dugaan kelangkaan gas elpiji di Kecamatan Bukitbatu dan Bengkalis tersebut.

"Kita respon terhadap keluhan masyarakat terhadap kelangkaan gas elpiji di sana, karena informasi dari pihak pertamina jumlah yang disalurkan ke Pangkalan tetap tidak ada pengurangan," kata Kabid Pengembangan Perdagangan, kemarin.

Menurut Jefri, sidak sejumlah pangkalan LPG 3 Kg dilakukan selama dua hari di dua kecamatan yaitu kecamatan Bukit batu dan Bengkalis.

"Dari hasil sidak kita jumpai temuan pangkalan yang ada di Kecamatan Bengkalis mendistribusikan tidak tepat sasaran. Pangkalan tersebut bernama Gasindo Multi Energi dengan agen penyalur PT. Syafwandi Pusaka, mereka lebih memprioritaskan ke keranjang-keranjang, mobil pikcup/pengecer, sedangkan masyarakat sudah lama menunggu namun tidak dibagikan," bebernya.

Disdagperin secara tegas melakukan tindakan dengan menghentikan mobil elpiji yang tengah melangsir ke mobil pikcup. Kemudian meminta ke pangkalan untuk segera membagikan ke masyarakat yang mengantre.

"Kita akan membuat teguran keras kepada agen dan pangkalan dimaksud. Kami berharap pertamina segera menindaklanjuti hasil temuan dilapangan dan mengevaluasi agen dan pangkalan tersebut,"pungkas Jefri.
 






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar