6 Bakal Calon Pilkada Inhu, Siapakah Pilihan Anda?

Klik gambar untuk melakukan jajak pendapat

Khairizal
Zulpen Zuhri
Raja Haryono
Siti Aisyah
Ade Agus Hartanto
Elda Suhanura

Viral Hipnotis Pria Berbaju Lambang Pancasila di Inhu, Ini Kata Polisi

Ps Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran

INHU - Baru-baru ini, masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dihebohkan beredarnya pesan berantai soal hipnotis bermodus meminta bantuan untuk korban gempa Palu. Kabar itu beredar lewat broadcast WhatsApp maupun media sosial. 

Dalam pesan berantai yang beredar menyebut bahwa kedua orang tersebut merupakan komplotan modus kejahatan hipnotis dengan berpura-pura meminta sumbangan untuk korban benca gempa di Palu.

Begini isi lengkap pesan Whatshapp tersebut "Diberitahukan kalau ada yg kerumah.. pakai baju lambang pancasila laki-laki 2 orang dengan mengatas namakan bantuan /peduli palu atau yg lainnya jangan bukain pintu. Penipu itu karna sudah ada yg dihipnotis.. lgi keliling sekarang. ( Info dari group kelurahan, mohon  bisa di teruskan ke warganya agar bisa diantisipasi bersama2 ).  #bantu share"

Terkait hal itu, Lurah Pematang Reba, Sudarman saat dikonfirmasi, Sabtu 2 November 2019 mengaku bahwa pihaknya sudah mengetahui perihal pesan whatshapp tersebut, bahkan ia juga sudah menerima dan membacanya, baik itu di grub-grub whatshap maupun pesan pribadi.

"Oh iya, saya sudah tau pesan itu dan juga sudah membacanya," sebutnya.

Lurah yang dikenal merakyat ini mengungkapkan bahwa di kelurahan yang dipimpinnya hingga saat ini belum ada warga yang menjadi korban seperti apa yang ada di informasi tersebut.

Walaupun demikian, agar kedepannya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dirinya sudah melakukan himbauan kepada seluruh perangkat yang ada di kelurahan Pematang Reba agar meningkatkan kewaspadaan dan terus berkoordinasi jika terjadi sesuatu. 

Sementara itu, Kapolres Inhu, AKBP Efrizal SIK saat dikonfirmasi melalui Ps Paur Humas Aipda Misran menegaskan bahwa informasi pesan berantai di Whatshap tersebut adalah Hoax.

"Meskipun kebenaran pesan itu patut diragukan, ada baiknya memang masyarakat waspada terhadap orang-orang asing yang datang bertamu dengan alasan apa pun," pesan Misran.***


[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar