Cari Ikan di Sungai, Warga Desa Talang Suka Maju Inhu Diterkam Buaya

Korban digigit buaya

INHU - Seorang warga Desa Talang Suka Maju, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Kadus (20) diterkam buaya ketika mencari ikan dengan cara menyelam di sungai Ekok Lubuk Sungai Resam Desa Talang Suka Maju, pada Sabtu 24 Agustus 2019 sekira pukul 12.00 WIB.

Akibatnya, korban mengalami luka parah dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Pematang Reba, namun RSUD tidak sanggup menangani, sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Safira Pekanbaru.

Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIK saat dikonfirmasi melalui Ps Paur Humas Aipda Misran mengatakan bahwa kronologis peristiwa tersebut berawal pada hari Sabtu 24 Agustus 2019 sekira pukul 11.30 WIB korban dan beberapa rekannya yakni Dadi (25), Solihin (20), Nopi (15), Yandi (12), dan Pital (30) setelah makan siang berangkat menuju sungai ekok tepatnya di Lubuk sungai resam.

"Sebelum berangkat, korban dan beberapa kawannya tersebut sudah diingatkan oleh orang tua yang bernama H. Abdul Karim Amin bahwa kalau mau menyelam atau mengaca ikan jangan di lubuk sungai resam, karena disana ada buayanya," terang Misran. 

Kemudian korban berangkat menuju sungai ekok, sesampainyanya di lubuk sungai resam korban juga sempat diingatkan oleh kawannya yang bernama Dadi dan Solihin, "Kadus jangan kita menyelam disana kan tadi sudah di ingatkan oleh bapak karena nanti ada buaya", tutur mereka.

Akan tetapi korban tetap juga menyelam di lubuk sungai resam tanpa menghiraukan ucapan kawannya yang lain. Lalu setelah beberapa saat korban menyelam tiba- tiba sekitar pukul 12.00 WIB kawan korban yang lain melihat korban timbul kepermukaaan sungai dalam keadaan sedang di gigit buaya.

Melihat hal tersebut, kawan korban lain membantu korban untuk keluar dari sungai dan mengusir atau melepaskan gigitan buaya. Disisi lain, kawan korban yang lain mencari bantuan warga yang lain untuk membantu korban keluar dari sungai.

"Setelah korban diangkat dari sungai, langsung dibawa ke RSUD Pematang Reba menggunakan ambulan milik desa, tetapi karena luka korban parah RSUD tidak sanggup untuk menanganinya dan korban dirujuk ke RS Safira Pekanbaru," jelas Ps Paur Humas.

"Terkait peristiwa ini, masyarakat setempat dihimbau untuk tidak beraktifitas di seputaran sungai ekok agar tidak timbul korban selanjutnya," imbuhnya.


[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar