6 Bakal Calon Pilkada Inhu, Siapakah Pilihan Anda?

Klik gambar untuk melakukan jajak pendapat

Khairizal
Zulpen Zuhri
Raja Haryono
Siti Aisyah
Ade Agus Hartanto
Elda Suhanura

Danramil, Cegah Karhutla Semua Komponen Harus Terlibat

Danrami 03/Seberida bersama jajaran pada saat patroli Karhutla di wilayah naungannya

INHU - Komandan Rayon Militer (Danramil) 03/Seberida, Kapten Inf PT Situmorang melakukan sosialisasi tentang kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada komponen masyarakat Kecamatan Seberida dan Kecamatan Batang Gansal, jalur patroli yang dilaluinya.

Sosialisasi Karhutla ini disampaikan pada kegiatan Patroli Karhutla oleh jajaran Koramil 03 Seberida, baru-baru ini di wilayah naungannya. 

Saat dikonfirmasi Kapten Inf PT Situmorang sangat mengharapkan, dalam mencegah dan penanggulangan karhutla di wilayah naungannya ini, semua komponen, baik itu dari unsur Muspika Kecamatan, perusahaan, desa terlebih lagi masyarakat untuk sama-sama menjaga dan mencegah jangan sampai terjadi kebakaran hutan dan lahan lagi. 

"Saya mengajak kepada kita semua seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi peristiwa Karhutla di wilayah kita ini, salah satu diantaranya adalah tidak membuka lahan dengan cara membakar," tegasnya.

Persoalan kebakaran ini adalah masalah kita semua dan kami berkomitmen untuk all out membantu pemerintah mengatasi kebakaran lahan, termasuk jika kebakaran lahan itu terjadi di lahan masyarakat," tambahnya.

Selama ini, menurut Danramil, sektor perkebunan kelapa sawit kerap menjadi sorotan setiap terjadi kebakaran lahan termasuk kebakaran yang sering terjadi diwilayah kita ini. Upaya mencegah dan memadamkan kebakaran hanya di dalam konsesi perusahaan saja tidak cukup. Jadi apabila ada terjadi kebakaran mari kita sama-sama menanggulanginya. 

"Perusahaan perkebunan kelapa sawit juga harus proaktif mencegah dan memadamkan kebakaran di lahan masyarakat. Kalau perusahaan membakar lahan saya pastikan tidak mungkin karena itu melanggar hukum dan konsekuensinya sangat berat, tetapi jika kena api akibat kebakaran di luar konsesi, perusahaan dianggap lalai dan tetap kena sanksi," papar nya lagi.

Kewaspadaan dan kesiapsiagaan baik itu perusahaan sawit maupun masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran, lanjut dia, harus terus ditingkatkan. Apalagi saat ini memasuki musim kemarau yang panjang lebih rentan munculnya titik api.

"Kami meminta perusahaan-perusahaan, untuk proaktif mengajak peran serta masyarakat dalam ikut mengantisipasi dan mengatasi kebakaran lahan," katanya lagi.




[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar