Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart yang Disukai Anak Muda

Didi Kempot, penyanyi Dangdut Campursari

Riaukarya.com - Acara Ngobamalias Ngobrol Bareng Musisi bersama penyanyi campursari Didi Kempot masuk trending topicdi Twitter pada Minggu malam (14/7/2019).

Acara Ngobam yang digagas oleh YouTubers Gofar Hilman, penyiar radio Hard Rock FM tersebut digelar di Wedangan Gulo Klopo, Kartosuro, Jawa Tengah.

Sekitar 2.000-an penggemar yang mayoritas anak muda pun menonton acara itu. Sad Boys dan Sad Girls, begitu julukan bagi penggemar Didi, menikmati penampilan penyanyi berjuluk " Godfather of Broken Heart" atau Lord Didi.

Julukan tersebut tersemat kepada Didi lantaran lagu-lagunya yang menyayat hati karena banyak mengisahkan tentang getirnya percintaan.

Membanggakan

Usai tampil dalam acara Ngobam, Didi mengaku tidak menyangka antusiasme penonton. Pria berambut gondrong tersebut mengaku bangga bahwa musiknya diterima publik.

"Itu betul-betul sangat membanggakan," ujar Didi saat dihubungi Kompas.com, Senin (15/7/2019).

Dikenal anak muda

Didi merupakan penyanyi campursari lawas. Karya-karyanya banyak dirilis sejak 1990-an hingga sekarang.

Yang membuat Didi senang adalah karya-karyanya ternyata diterima oleh anak-anak generasi saat ini.

"Membanggakan buat saya, ternyata anak-anak muda kenal dengan saya. Bisa saya bilang, bukan show saya aja, tapi penontonnya juga ikut turut show. Luar biasa," kata Didi.

Pesan Didi

Tidak banyak anak muda yang peduli pada budayanya, tak terkecuali pada musik campursari , yang berakar dari budaya Jawa, seperti yang dimainkan Didi. 

"Harapan saya, anak-anak muda yang tadi malam, tetap kita lestarikan budaya dan jaga yang ada di negara kita baik itu lagu, tari, dan lain-lainnya. Terbukti anak-anak muda antusias sekali nyanyikan lagu-lagu Jawa," kata Didi.

Godfather of Broken Heart

Lagu-lagu dengan lirik yang menyayat hati dan membincangkan getirnya percintaan membuat Didi dijuluki "Godfather of Broken Heart".

Didi mengaku tidak masalah dengan julukan yang disematkan oleh penggemarnya.

"Buat saya pribadi itu enggak masalah, ya. Mungkin mereka tertarik karena dari tulisan saya, dari lirik-lirik (lagu) tulisan saya yang hampir 90 persen pasti terinspirasi dari (lagu yang) mellow-mellow semacam itu," ujar Didi.

Didi melihat julukan tersebut sebagai bentuk dari apresiasi para penikmat musiknya kepadanya. Bagi Didi, mereka menyukai lagu-lagunya saja sudah membanggakan.


[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar