Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru Nyatakan Siap Tampung Caleg Gila Akibat Kalah Pemilu 2019

Foto: net

PEKANBARU - Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru menyatakan siap menampung caleg gila akibat kalah Pemilu 2019 mendatang.

Kesiapan Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru menampung caleg gila atau mengalami gangguan jiwa akibat kalah Pemilu 2019 ini disampaikan langsung Dirut Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan Provinsi Riau, Hasneli Juwita.

Hasneli menuturkan Rumah Sakit Jiwa yang terletak di Tampan, Pekanbaru ini siap menampung mereka dengan segala fasilitas dan poli yang lengkap.

"Kalau kami ya siap saja tampung, apalagi dari fasilitas kita di RSJ sekarang sudah cukup bagus dan lengkap ada Poli yang lengkap dan pelayanan lainnya, "ujar Hasneli Juwita, Jumat, (15/11/2018).

Karena sebagai tugas melayani, RSJ akan melayani siapapun yang datang berobat termasuk ke RSJ tersebut.

Sehingga tidak hanya fokus untuk persiapan menghadapi Caleg saja.

"Jadi tidak hanya fokus untuk Caleg saja, namun semua masyarakat akan kami layani, "jelas Hasneli.

Karena lanjut Hasneli Juwita pada saat pemeriksaan Caleg lalu RSJ juga sudah melayani 6000 orang Calon Legislatif dan pihaknya bisa melayani dengan maksimal.

"Kita sudah buktikan bisa memeriksa 6000 lebih Caleg pada saat tes kejiwaan dulu, "jelas Hasneli Juwita.

Hasneli Juwita juga menambahkan pelayanan di RSJ Tampan sendiri 24 jam sehingga siapapun dan kapanpun yang mau berobat bisa dilayani dengan baik.

"Silahkan datang dan pelayanan kami juga akan siap," ujarnya.

Untuk saat ini kapasitas RSJ Tampan sendiri 250 tempat tidur, namun untuk jumlah pasien saat ini mencapai 300 pasien, karena masih banyak pasien terlantar yang tidak memiliki keluarga dirawat di RSJ Tampan tersebut.

"Memang terjadi overload karena adanya beberapa pasien yang tidak memiliki keluarga, sebagian memang sudah dikirim ke Panti Sosial Orang Gila, "jelasnya.

Sedangkan jumlah pasien rawat jalan sendiri menurut Hasneli Juwita seharinya mencapai 100 pasien, memang disaat pelaksanaan Pemilu biasanya ada peningkatan konsultasi ataupun pasien rawat jalan.

"Cuma tidak signifikan juga peningkatannya, "ujar Hasneli Juwita.***


[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar