Badik Vs Kayu Beloti, Sempat Dirawat Asrin Warga Inhil Akhirnya Tewas

INHIL - Pertengkaran yang terjadi antara Bayu dan Asrin berujung pada keadaan yang menegangkan, dimana Asrin mengeluarkan Badik dan bersiap mengayunkannya sedangkan Bayu mengambil sebuah kayu beloti. Kalah cepat Asrin dihantam dengan kayu boloti mengena di pelipis dan langsung terkapar. 

Akibat hantaman keras kayu beloti Asrin Saputra warga Jalan Beringin 1 Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil tak sadarkan diri dan mengalami pendarahan yang hebat. Darah keluar dari mulut dan hidung, Asrin dirawat di RSUD Raja Musa, Guntung, Kateman. 

"Akibat pendarahan yang dialami korban, korban akan dirujuk ke RSUD yang lebih lengkap, namun korban belum sempat dirujuk, pada hari Senin tanggal 12 November 2018 sekira pukul 10.30 WIB korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD Raja Musa Sungai Guntung," kata Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra melalui Kasubag Humas AKP Syafri Joni SE. 

Saat kejadian sempat ada masyarakat yang  melerai dan memisahkan. Kemudian Saksi melaporkan ke Polsek Kateman. Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Raja Musa Sungai Guntung dan pelaku dan sebatang kayu yang digunakan pelaku telah diamankan di Polsek Kateman untuk kepentingan lebih lanjut.

Pelaku MA alias Bayu (34) merupakan warga Jalan Beringin 1 Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Inhil, berasal dari Desa Ratok Kecamatan Bolong, Kabupaten Bima NTB, dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kateman. (sya) 

 


[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar