Pilih Kepala Daerah Riau Yang Peduli Adat Budaya

Tengku Parameswara SH (Sultan Kerajaan Indragiri ke XXVII)
NASIB RIAU akan ditentukan oleh setiap suara dalam Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang. Untuk itu Kami mengimbau masyarakat Riau untuk memilih Kepala Daerah yang peduli terhadap pelestarian dan pengembangan adat budaya riau.
 
Kepala Daerah Riau yang akan terpilih, akan memiliki efek penting bagi kehidupan daerah Riau di masa mendatang, tak terkecuali bagi pelestarian dan pengembangan budaya, suatu hal yang krusial karena adat dan budaya adalah jati diri propinsi riau. Salah pilih kepala daerah, akan turut berpengaruh terhadap kelangsungan pelestarian dan pengembangan adat budaya riau.
 
Kami menghimbau masyarakat Riau untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak. Setiap suara, akan menentukan nasib pelestarian dan pengembangan masyarakat adat dan budaya Riau di masa mendatang.
 
Sebagai masyarakat yang peduli pada pelestarian adat dan budaya, kami menghimbau masyarakat Riau termasuk komunitas masyarakat adat budaya yang ada di Riau untuk memilih calon kepala daerah yang menjunjung tinggi adat dan tradisi, ciri-ciri kepala daerah yang peduli adat budaya bisa dikenali.
 
Dari jejaknya bisa terlihat calon yang peduli pada pelestarian adat budaya. Ia orang yang menjunjung  adat budaya, memajukan budaya dan memajukan wisata budaya. Dari programnya yang diusungnya juga kelihatan, memasukan program budaya dalam visi misinya.
 
Saya yakin jika masyarakat Riau, khususnya komunitas masyarakat adat dan budaya di Riau menggunakan hak pilihnya dengan bijak, akan terpilih kepala daerah yang menjunjung tinggi adat budaya. 
 
Komunitas adat budaya di Riau jumlahnya sangat besar, sebagai contoh jumlah hak suara masyarakat suku talang mamak di Indragiri Hulu saja ada 14.000 suara, belum lagi didaerah lainnya. Kita berharap dan berdo'a, semoga dalam waktu dekat kita memiliki gubernur yang memerhatikan adat dan budaya termasuk memperhatikan pelestarian kedatun, Istana peninggalan kerajaan yang ada di Riau.
 
Kedaton, istana budaya peninggalan  kesultanan yang ada di Riau adalah aset daerah yang tidak ternilai. Dalam kedaton istana tersebut tersimpan kekayaan adat budaya daerah peninggalan leluhur warisan budaya pendiri Riau (the heritage of the founding father of Riau) yang jika dilestarikan dan dikembangkan akan menjadi modal pembangunan daerah kedepan. Karena itu segala upaya yang mengarah kepada pelestarian kedaton, istana harus dilakukan termasuk dalam penggunaan hak pilih dalam memilih calon kepala daerah yang peduli adat dan budaya. 
 
Ditulis oleh : Tengku Parameswara SH (Sultan Kerajaan Indragiri ke XXVII)






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar