Pencarian

Fachruddin Siregar Bawa Aspirasi Pembangunan Rokan Hulu ke Forum Insinyur ASEAN

Selasa, 20 Oktober 2026 • 22:35:35 WIB
Fachruddin Siregar Bawa Aspirasi Pembangunan Rokan Hulu ke Forum Insinyur ASEAN

ROHUL (JAKARTA) - Kehadiran delegasi Kabupaten Rokan Hulu dalam Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) 2026 dan Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO) ke-44 menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi daerah dalam pengembangan profesi keinsinyuran.

Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Rokan Hulu, Ir. Fachruddin Siregar, ST., MT., IPP, hadir dalam rangkaian agenda strategis tersebut bersama Ketua PII Rokan Hulu, Dr. Ir. Purwo Subekti, ST., MT., IPM.

RAPIMNAS PII 2026 berlangsung di Auditorium Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI), Cimahi, Jawa Barat, Senin (19/10/2026). Sementara CAFEO ke-44 digelar pada 20–22 Oktober 2026 di Pullman Bandung International Convention Center.

RAPIMNAS menjadi forum konsolidasi jajaran PII dari berbagai daerah dan unsur organisasi. Forum tersebut membahas penguatan organisasi sekaligus menyelaraskan arah kebijakan agar pelaksanaan AD/ART PII dapat berjalan efektif.

Sementara CAFEO 44 mempertemukan sekitar 1.000 insinyur dari 11 negara ASEAN. Konferensi tahun ini mengusung tema "Future of ASEAN: Shared Prosperity and Humanity Through Inclusive and Sustainable Industrialisation."

Fachruddin menilai kehadiran delegasi Rokan Hulu dalam dua agenda tersebut bukan sekadar memenuhi undangan organisasi profesi, tetapi menjadi bagian dari komitmen daerah untuk memperkuat kapasitas insinyur sekaligus membuka jejaring kerja sama di tingkat nasional dan regional.

"Kehadiran kami dalam RAPIMNAS PII 2026 dan CAFEO 44 merupakan wujud komitmen daerah untuk mendukung penguatan peran insinyur Indonesia, baik di tingkat nasional maupun regional ASEAN," kata Fachruddin.

Menurut dia, forum keinsinyuran berskala nasional dan ASEAN memiliki arti penting karena mempertemukan berbagai gagasan, pengalaman, inovasi, serta praktik pembangunan dari sejumlah negara.

"Forum ini bukan hanya ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga kesempatan strategis untuk memperluas jejaring internasional serta menyelaraskan visi pembangunan berkelanjutan," ujarnya.

Fachruddin mengatakan, sebagai bagian dari delegasi Kabupaten Rokan Hulu, pihaknya memiliki kepentingan untuk membawa isu pembangunan daerah ke dalam perspektif keinsinyuran yang lebih luas.

Terutama menyangkut pembangunan kawasan permukiman, tata ruang, infrastruktur, serta pengembangan wilayah yang inklusif dan berkelanjutan.

"Sebagai perwakilan dari Kabupaten Rokan Hulu, kami ingin memastikan bahwa isu-isu permukiman, tata ruang, dan pembangunan kawasan yang inklusif mendapat perhatian dalam agenda besar ini," katanya.

Ia menegaskan, insinyur tidak hanya memiliki peran teknis dalam pembangunan, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan.

Karena itu, menurut Fachruddin, penguatan organisasi profesi harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi dan kontribusi nyata para insinyur di tengah masyarakat.

"Bersama Ketua PII Rokan Hulu, Dr. Ir. Purwo Subekti, ST., MT., IPM., kami siap berkontribusi aktif dalam mendukung arah kebijakan PII dan memperkuat posisi insinyur Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan berkelanjutan," tutur Fachruddin.

Ketua Umum PII sekaligus Chairman AFEO, Dr.-Ing. Ir. Ilham Akbar Habibie, MBA., IPU., ASEAN Eng., mengatakan RAPIMNAS dan CAFEO 44 merupakan momentum penting untuk memperkuat kontribusi insinyur Indonesia dalam menjawab tantangan pembangunan.

"Melalui forum ini, kita tidak hanya membahas arah organisasi, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk masa depan ASEAN yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Ilham.

Menurut dia, keterlibatan delegasi dari berbagai daerah menjadi bagian penting dalam membangun semangat kebersamaan serta memperluas kontribusi profesi insinyur dalam pembangunan.

"Kehadiran delegasi dari berbagai daerah, termasuk Rokan Hulu, memperkuat semangat kebersamaan dan kontribusi nyata insinyur Indonesia," katanya.

CAFEO 44 sendiri menjadi ruang strategis bagi para insinyur di kawasan ASEAN untuk memperkuat kolaborasi, bertukar gagasan, membangun jejaring profesi, serta merumuskan berbagai pendekatan dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Opening Ceremony CAFEO 44 dijadwalkan berlangsung Selasa (20/10/2026), dengan parade pimpinan AFEO serta sambutan sejumlah tokoh nasional dan internasional. Sejumlah tokoh penting juga dijadwalkan hadir, termasuk Sekretaris Jenderal ASEAN, Presiden World Federation of Engineering Organisations (WFEO), serta Gubernur Jawa Barat.

Bagi Rokan Hulu, kehadiran Fachruddin bersama Ketua PII Rokan Hulu dalam forum tersebut menjadi peluang untuk memperkenalkan sekaligus membawa perspektif pembangunan daerah dalam percakapan keinsinyuran yang lebih luas.

Keterlibatan daerah diharapkan tidak berhenti pada kehadiran dalam forum, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui pertukaran pengetahuan, penguatan kompetensi, jejaring profesional, hingga peluang kolaborasi pembangunan.

Rangkaian RAPIMNAS PII 2026 dan CAFEO 44 sekaligus menunjukkan bahwa profesi insinyur memiliki posisi strategis dalam menjawab tantangan pembangunan. Insinyur dituntut tidak hanya menghasilkan solusi teknis, tetapi juga memastikan pembangunan berlangsung inklusif, adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.

Bagi Fachruddin, momentum tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong agar insinyur dari daerah, termasuk Rokan Hulu, dapat mengambil peran lebih besar dalam agenda pembangunan nasional maupun regional ASEAN.***

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks