Pencarian

Karhutla Riau Bertambah 87,9 Hektare, Total Lahan Terbakar Capai 18.770 Hektare

Jumat, 04 September 2026 • 20:22:10 WIB
Karhutla Riau Bertambah 87,9 Hektare, Total Lahan Terbakar Capai 18.770 Hektare

PEKANBARU – Luas lahan yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau kembali bertambah. Berdasarkan laporan harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Riau, terjadi penambahan area terbakar seluas 87,9 hektare.

Kepala BPBD dan Damkar Provinsi Riau, Edy Afrizal, mengatakan penambahan terbesar terjadi di Kabupaten Pelalawan, yakni mencapai 64,4 hektare. Dengan tambahan tersebut, total luas lahan terbakar di Pelalawan sejak awal Januari 2026 mencapai 6.705,39 hektare.

Penambahan juga terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) seluas 10,5 hektare. Total luas lahan terbakar di daerah tersebut kini mencapai 1.044,52 hektare.

Sementara itu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) juga mengalami penambahan 10,5 hektare, sehingga total luas lahan terbakar mencapai 615,52 hektare.

Daerah lainnya yang mengalami penambahan antara lain Rokan Hulu (Rohul) sebesar 0,5 hektare, Kepulauan Meranti 1 hektare, dan Kuantan Singingi (Kuansing) 1 hektare.

Dengan demikian, luas lahan terbakar di Rohul mencapai 34,46 hektare, Kepulauan Meranti 218,45 hektare, dan Kuansing 70,87 hektare.

Sedangkan Siak, Bengkalis, Rokan Hilir (Rohil), Dumai, Pekanbaru, dan Kampar dilaporkan tidak mengalami penambahan luas lahan terbakar dalam laporan harian terbaru.

“Laporan harian ini terus berubah sesuai situasi lapangan setiap harinya. Dari data yang kami terima kemarin, penambahan lahan terbakar sebanyak 87,9 hektare,” kata Edy, Jumat (4/9/2026).

Secara kumulatif sejak 1 Januari 2026 hingga saat ini, Kabupaten Bengkalis masih menjadi wilayah dengan luas lahan terbakar terbesar di Riau, yakni mencapai 8.454,40 hektare.

Posisi berikutnya ditempati Pelalawan dengan 6.705,39 hektare, kemudian Inhil 1.044,52 hektare, Inhu 615,52 hektare, dan Dumai 556,01 hektare.

Selanjutnya, luas lahan terbakar di Rohil tercatat 452,53 hektare, Siak 373,06 hektare, Kepulauan Meranti 218,45 hektare, Kampar 141,66 hektare, Pekanbaru 103,33 hektare, Kuansing 70,87 hektare, serta Rohul 34,46 hektare.

Secara keseluruhan, total luas lahan yang terbakar di Provinsi Riau sejak awal Januari 2026 hingga saat ini telah mencapai 18.770 hektare.

“Ini data keseluruhan terhitung awal Januari 2026,” papar Edy.

Edy menegaskan perkembangan karhutla di setiap daerah terus menjadi perhatian pemerintah. Penanganan dilakukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan, baik melalui operasi darat maupun udara.

Upaya tersebut melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD Riau, BPBD kabupaten/kota, serta Manggala Agni.

“Kami terus memantau perkembangan karhutla di setiap daerah dan penanganan dilakukan sesuai kondisi serta kebutuhan di lapangan,” ujar Edy.(mcr)

Bagikan
Sumber: mediacenterriau

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks