Terima Bantuan Alat Pertanian Bernilai Miliaran, Bupati Rohil H. Bistamam Targetkan Swasembada Pangan

Terima Bantuan Alat Pertanian Bernilai Miliaran, Bupati Rohil H. Bistamam Targetkan Swasembada Pangan
Pemerintah Kabupaten Rohil menerima bantuan besar-besaran berupa Alsintan dari Kementan RI, Senin (4/5/2026) di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Rohil, Kompleks Perkantoran Batu Enam, Bagansiapiapi. (Abdul Arif Rusni, Riaukarya.com)

ROKAN HILIR – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menerima bantuan besar-besaran berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Senin (4/5/2026) di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Rohil, Kompleks Perkantoran Batu Enam, Bagansiapiapi. Bantuan ini diharapkan mampu mendongkrak produksi padi lokal hingga mampu melakukan ekspor di masa depan.

Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Menteri Pertanian atas perhatian besar yang diberikan kepada petani di wilayahnya.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Menteri. Bantuan ini sangat banyak dan sangat berarti bagi kami. Semoga dengan alat-alat ini, hasil panen di Rokan Hilir melimpah, sehingga kita tidak perlu lagi membeli dari luar, bahkan harapannya produksi kita bisa dijual ke daerah lain," ujar H. Bistamam.

Ia juga memuji kinerja Kementerian Pertanian yang dinilai berhasil menekan angka impor dan optimis Indonesia akan menuju arah ekspor pangan.

Rincian Bantuan dan Pembentukan Brigadir Pangan
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Rohil, Cicik Mawardi Athar, menjelaskan bahwa bantuan ini difokuskan untuk mendukung 34 Brigadir Pangan yang telah dibentuk di Rokan Hilir. Brigadir Pangan merupakan unit kerja petani yang mengelola lahan sawah seluas 150 hingga 250 hektare per unitnya.

Adapun rincian bantuan yang telah diterima meliputi:

  • 96 Unit Traktor Roda Dua
  • 24 Unit Traktor Roda Empat
  • 96 Unit Pompa Air
  • 48 Unit Rice Transplanter (Mesin Tanam Padi)
  • 5 Unit Combine Harvester (Mesin Panen)
  • 12 Unit Power Thresher (Mesin Perontok Padi)
  • 12 Unit Hand Sprayer
  • 24 Unit Drone Pertanian (Dalam proses pengiriman)

"Jika ditotalkan, nilai bantuan untuk satu unit Brigadir Pangan mencapai sekitar Rp3 miliar. Kami meminta para petani untuk benar-benar memanfaatkan alat ini dengan maksimal," tegas Cicik.

Pengawasan Ketat dan Target Lahan
Cicik Mawardi juga mengingatkan bahwa penggunaan alat-alat ini akan dipantau ketat setiap minggunya oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang laporannya langsung ke pusat. Ia menekankan agar alat tersebut tidak ditelantarkan, karena jika tidak dimanfaatkan, bantuan berisiko dialihkan ke kelompok lain.

Saat ini, Rokan Hilir memiliki Lahan Baku Sawah (LBS) seluas 13.000 hektare, dengan sekitar 8.300 hektare yang sudah terdata aktif. Sekitar 7.000 hektare di antaranya telah diajukan sebagai Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD).

Fokus pengembangan pertanian ini tersebar di beberapa titik utama, yakni:

  1. Kecamatan Pekaitan
  2. Kecamatan Tanah Putih
  3. Kecamatan Rimba Melintang
  4. Kecamatan Bangko

"Harapan kami, Brigadir Pangan ini bisa mandiri sepenuhnya dan mampu meningkatkan swasembada pangan di Rokan Hilir," tutupnya. (rif)

#Pemerintah

Index

Berita Lainnya

Index