ROHUL - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangaraian menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak musibah kebakaran di kawasan pasar lama Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (24/2/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian atas peristiwa kebakaran yang terjadi pada Rabu (11/2/2026) malam lalu dan mengakibatkan kerugian materiil serta duka mendalam bagi masyarakat setempat.
Peristiwa kebakaran tersebut menimbulkan kerugian materiil dan menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat. Sejumlah warga terdampak harus menghadapi kondisi sulit akibat musibah yang terjadi secara tiba-tiba, terlebih di momentum bulan suci Ramadan.
Sebagai bentuk empati dan kepedulian, jajaran Lapas Pasir Pangaraian bergerak cepat menghimpun dan menyalurkan bantuan berupa paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat terdampak.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari salah satu poin dalam 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, khususnya pada aspek penyaluran bantuan sosial dan penguatan kepedulian terhadap masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian, Efendi Parlindungan Purba, menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan di tengah musibah.
"Kami dari Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian turut merasakan duka yang Bapak dan Ibu alami atas musibah kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu. Kehadiran kami di sini merupakan bentuk empati dan kepedulian kepada masyarakat yang sedang tertimpa cobaan.
Di bulan suci Ramadan ini, kami berbagi sebagai wujud kasih dan kepedulian dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Lapas Pasir Pangarayan. Semoga bantuan sosial yang kami salurkan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban yang dialami.
Lapas pasir pangaraian Janganlah melihat dari besa kecilnya bantuan yang kami bawa, tetapi lihatlah dari ketulusan hati kami untuk berbagi dan menguatkan Bapak dan Ibu semua. Ini adalah bukti bahwa kami hadir dan ikut merasakan duka.

