ROHUL – Suasana ceria dan penuh semangat terlihat di halaman Balai Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah, Selasa (11/11/2025), saat Bunda PAUD Kabupaten Rokan Hulu, dr. Yeni Dwi Putri Anton, hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP).
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Rambah H. Zulfan Alwi, Ketua TP-PKK Kecamatan Rambah Ny. Yanti Dewi, S.Pd, Kepala Desa Suka Maju Parman, Ketua TP-PKK Desa Suka Maju, Kepala DKPP Zulfikar, SP, Ka. Dinkes, Ka. Disdikpora, Ka. Dalduk KB, Kepala Diskominfo, Ketua Pokja III TP-PKK Kabupaten Rohul, serta ratusan anak-anak PAUD, guru, dan orang tua murid.
Dalam sambutannya, Bunda PAUD Rohul, dr. Yeni Dwi Putri Anton, menyampaikan bahwa kegiatan Gemarikan memiliki makna yang sangat penting bagi masa depan generasi muda Rokan Hulu. Menurutnya, ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik untuk menunjang pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak-anak usia dini.
"Gerakan Gemarikan bukan hanya sekadar ajakan untuk makan ikan, tetapi juga bagian dari membangun kesadaran bahwa ikan adalah sumber gizi utama yang dapat meningkatkan kecerdasan dan daya tahan tubuh anak-anak kita," ujar dr. Yeni.
Ia juga mengajak seluruh orang tua dan guru PAUD agar menjadikan konsumsi ikan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari di rumah maupun di lingkungan sekolah.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Rokan Hulu, Zulfikar, SP, menjelaskan bahwa kegiatan Gemarikan akan terus digalakkan di berbagai kecamatan dan desa. Ia menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2025, program ini akan dilaksanakan sebanyak empat kali di beberapa titik wilayah Rohul.
"Kegiatan ini merupakan pelaksanaan yang kedua. Sebelumnya telah kita laksanakan di Desa Babussalam, dan hari ini di Desa Suka Maju. Setelah ini akan kita lanjutkan di Desa Kebun Jaya dan terakhir di Desa Rambah," ungkapnya.
Program ini menyasar anak-anak usia dini, terutama murid-murid PAUD, sebagai sasaran utama. DKPP juga menyediakan 100 paket makanan olahan berbahan dasar ikan untuk dibagikan kepada peserta didik yang hadir.
"Kita siapkan tiga jenis olahan ikan yang disukai anak-anak, yakni bakso ikan, batagor ikan, dan stik ikan. Semua dibuat dari bahan ikan segar dengan kemasan menarik agar anak-anak semakin tertarik makan ikan," jelasnya.
Zulfikar menegaskan bahwa pemerintah daerah, di bawah arahan Bupati Rokan Hulu, sangat mendukung pengembangan sektor perikanan dan industri rumah tangga berbasis olahan ikan.
"Kegiatan ini bukan hanya soal makan ikan, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal. Kami ingin masyarakat, terutama ibu rumah tangga, bisa berkreasi mengolah ikan menjadi produk bernilai jual tinggi. Dengan begitu, kesejahteraan keluarga pun bisa meningkat," ujarnya.
Untuk memperkuat sektor ini, DKPP juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Rokan Hulu guna memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).
"Kita akan lakukan pelatihan pengolahan ikan agar masyarakat dapat menghasilkan produk yang bervariasi, higienis, dan berkualitas. Harapannya, UMKM lokal bisa tumbuh dan menjadi kekuatan ekonomi baru di Rohul," tambahnya.
Kepala Desa Suka Maju, Parman, turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan Gemarikan di desanya. Menurutnya, kehadiran Bunda PAUD Rohul dr. Yeni Dwi Putri Anton memberikan motivasi besar bagi masyarakat, terutama para ibu rumah tangga dan anak-anak PAUD.
"Kami atas nama Pemerintah Desa Suka Maju sangat berterima kasih kepada Ibu Bupati yang juga Bunda PAUD Kabupaten Rokan Hulu. Kehadiran beliau di tengah masyarakat menjadi penyemangat besar bagi kami," ungkapnya.
Parman juga menilai bahwa kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya dalam peningkatan gizi anak-anak, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal, khususnya sektor perikanan. Sinergi antara DKPP, PKK, pemerintah desa, dan lembaga PAUD menjadi langkah nyata untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.***

