NATUNA (riaukarya.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Natuna menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan dengan tema “Tantangan Penyelenggaraan Pemilu Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XXII/2024”.
Kegiatan berlangsung di Aula Natuna Hotel selama dua hari dan dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, Zulhaidir Putra, dengan pemukulan gong pada Selasa (16/9/2025) malam.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kepri, Zulhaidir Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia bersama Komisi II DPR RI.
“Di Kepri, Natuna ini yang keenam. Setelah ini akan digelar di Anambas dan Karimun. Program ini sangat penting karena memberi efek besar, tidak hanya untuk Bawaslu, tetapi juga bagi partai politik dan pemerintah daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pengawasan pemilu di wilayah kepulauan menghadapi tantangan lebih berat dibanding daerah perkotaan.
“Tantangan cuaca menjadi kendala terbesar di Natuna. Bahkan bagi badan adhoc di pulau-pulau, terkadang biaya operasional yang dikeluarkan lebih besar dibanding honor yang diterima,” jelasnya.
Ketua Bawaslu Natuna, Siawandi, juga menyoroti tantangan khas penyelenggaraan pemilu di daerah kepulauan.
“Natuna terdiri dari pulau-pulau yang terpisah sehingga membutuhkan waktu dan biaya yang besar. Distribusi logistik misalnya, kalau di daerah lain biasanya H-1, di Natuna sudah harus dimulai sejak H-10. Bahkan ada aparat kepolisian yang harus menjaga logistik belasan hari di lapangan,” ungkapnya.
Ia juga menyinggung kemungkinan meningkatnya intensitas kampanye setelah Putusan MK 135 dijalankan.
“Kemarin saat Pilkada saja ada lebih dari 1.000 alat peraga politik. Pemilu berikutnya kemungkinan jumlahnya lebih banyak karena diserentakkan dengan pemilihan DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota,” tambahnya.
Sebelumnya, panitia pelaksana Fisabilillah menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 64 peserta.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan Bawaslu, menyiapkan strategi dalam menghadapi perubahan regulasi, serta membangun sinergi bersama berbagai pihak.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Anggota Komis II DPR RI, Aria Bima melalui virtual yang dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Tenaga Ahli DPR RI, Aris Setiawan Yodi.(zani)
- Nasional
- Natuna
Bawaslu Natuna Siap Hadapi Tantangan Pemilu Pasca Putusan MK 135/PUU-XXII/2024
Marzani
Selasa, 16 September 2025 - 22:14:43 WIB
Ketua Bawaslu Natuna, Siswandi, menyampaikan sambutannya. (fhoto;zani)
Pilihan Redaksi
IndexCatat Sejarah di Jambi, Enam Guru PPPK Resmi Dilantik Menjadi Kepala Sekolah
Dana Desa 2026 Difokuskan untuk BLT, Ketahanan Desa, hingga Koperasi Merah Putih
Sepanjang 2025, BP3MI Riau Fasilitasi Pemulangan 2.707 PMI Bermasalah dari Malaysia
Api Berhasil Dipadamkan, TGI Utamakan Keamanan Masyarakat dan Pemulihan Operasional
Selasa Pagi, PLTA Koto Panjang Buka Dua Pintu Spillway Pukul 10.00 WIB
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Nasional
MPC Pemuda Pancasila Rohul Tegaskan Polri Tetap Ideal di Bawah Presiden
Jumat, 30 Januari 2026 - 16:39:57 Wib Nasional
Dana Desa 2026 Difokuskan untuk BLT, Ketahanan Desa, hingga Koperasi Merah Putih
Minggu, 04 Januari 2026 - 15:19:30 Wib Nasional
Direksi dan Relawan PDC Turun Langsung Memastikan Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh
Selasa, 23 Desember 2025 - 17:41:13 Wib Nasional
7 Hari Sapi Cak Gareng Hilang Belum Juga di Temukan, Mohon Bantuan Warga!
Selasa, 09 Desember 2025 - 18:42:47 Wib Nasional

