INHU, Rabu 21 Mei 2025 — Di tengah melonjaknya harga kebutuhan pokok seperti bawang putih, minyak goreng, dan kelapa, para ibu rumah tangga di Desa Tasik Juang, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu tetap menunjukkan semangat juang luar biasa. Bazar Rabu yang digelar rutin setiap pekan menjadi saksi ketangguhan mereka menghadapi badai ekonomi.
Bazar yang digagas oleh Tim Penggerak PKK Desa Tasik Juang ini tak hanya menjadi tempat jual beli, tapi juga menjadi ruang solidaritas dan kekuatan perempuan desa. Meski harga terus merangkak naik, denyut aktivitas pasar tetap hidup: para ibu tetap berjualan, para pembeli tetap berburu kebutuhan pokok.
Ketua PKK Desa Tasik Juang, Ibu Hidayah, tak menampik bahwa kenaikan harga cukup memberatkan.
“Sekarang bawang putih sudah tembus Rp50 ribu per kilogram. Minyak goreng naik lagi, kelapa pun ikut mahal. Tapi kami tidak menyerah. Ini kebutuhan harian, dan kami harus tetap kuat,” ungkapnya saat ditemui di lokasi bazar.
Ia pun menegaskan bahwa semangat para ibu tak akan luntur oleh kondisi ekonomi.
“Harga boleh naik, tapi semangat kami tidak akan turun. Ibu-ibu di pasar ini terus berjuang, karena hidup harus terus berjalan. Ini bukti bahwa perempuan desa punya daya tahan luar biasa,” lanjutnya.
Sejumlah pedagang menyebutkan, lonjakan harga disebabkan oleh pasokan yang tersendat, terutama komoditas seperti bawang putih yang masih tergantung dari luar daerah.
.jpg)
Bazar Rabu Desa Tasik Juang kini tak hanya dikenal sebagai pusat ekonomi lokal, tapi juga sebagai simbol kekuatan dan ketahanan perempuan dalam menjaga dapur tetap mengepul di tengah tantangan.
Warga berharap agar pemerintah segera turun tangan menstabilkan harga kebutuhan pokok demi meringankan beban masyarakat.**

