Warga Bangun Purba Timur Jaya Raup Penghasilan Dari Mendulang Emas

Warga Bangun Purba Timur Jaya Raup Penghasilan Dari Mendulang Emas

ROHUL - Selain mengandalkan sektor pertanian dan perkebunan, sebagian warga Desa Bangun Purba Timur Jaya, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu, juga menggantungkan hidup dari pekerjaan tradisional yang tak kalah menantang: mendulang emas secara manual di aliran Sungai Batang Lubuh.

Pekerjaan ini telah menjadi mata pencaharian tambahan bagi sejumlah warga desa, terutama saat musim tanam atau panen belum tiba. Salah satu warga setempat, Mahyudin, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalani profesi mendulang emas selama bertahun-tahun. Bersama beberapa rekan lainnya, setiap hari mereka menyusuri aliran sungai dengan peralatan sederhana untuk mencari butiran emas.

"Ya inilah pekerjaan saya, setiap harinya bersama dengan rekan-rekan yang lain. Alhamdulillah, dengan pekerjaan seperti ini kami dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," ujarnya kepada wartawan, Senin (12/5/2025).

Mahyudin menuturkan, meski penghasilan dari mendulang emas tidak selalu pasti, namun dalam sehari mereka biasanya bisa memperoleh emas senilai Rp200.000 hingga Rp250.000. Jumlah tersebut, menurutnya, sudah cukup untuk mencukupi kebutuhan pokok rumah tangga.

Kegiatan mendulang emas ini dilakukan secara tradisional tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya, sehingga relatif ramah lingkungan. Para pendulang menggunakan wajan besar atau dulang dari logam untuk memisahkan butiran emas dari pasir sungai. Proses ini membutuhkan ketekunan, ketelitian, dan pengalaman agar mendapatkan hasil maksimal.

Meski terkesan sederhana, pekerjaan ini tetap memiliki risiko, terutama terkait kondisi arus sungai yang terkadang deras dan cuaca yang tidak menentu. Namun demikian, warga tetap menjalaninya dengan semangat dan kehati-hatian demi menyambung hidup.

Pemerintah desa sendiri tidak melarang aktivitas ini selama dilakukan secara tradisional dan tidak merusak lingkungan. Bahkan, mendulang emas telah menjadi bagian dari kearifan lokal dan warisan budaya yang masih bertahan hingga kini di tengah modernisasi.

Dengan ketekunan dan kerja keras, masyarakat Desa Bangun Purba Timur Jaya membuktikan bahwa kekayaan alam dapat dimanfaatkan secara bijak untuk menopang kehidupan sehari-hari, tanpa harus merusak ekosistem yang ada.***

 

Berita Lainnya

Index