ROHUL - Komitmen kuat untuk menciptakan lembaga pemasyarakatan yang bersih, aman, dan kondusif kembali ditegaskan oleh jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangaraian. Pada Jumat (9/5/2025).
Kalapas Efendi Parlindungan Purba beserta jajarannya mengikuti pengarahan langsung dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Mashudi, melalui Zoom Meeting yang dilangsungkan di Aula Lapas Pasir Pangaraian.
Turut hadir mendampingi Kalapas dalam agenda penting tersebut yaitu Kasubag Tata Usaha Suharno, Kasi Binadik Sunu Istiqomah Danu, Kasi Adm Kamtib Anton Fernando, serta seluruh staf Lapas.
Pengarahan ini merupakan bagian dari langkah strategis nasional dalam mendukung transformasi pemasyarakatan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.
Dalam arahannya, Dirjenpas Mashudi menekankan pentingnya penegakan prosedur standar operasional yang lebih ketat, terutama terkait dengan keamanan dan pengendalian terhadap barang-barang terlarang di dalam lapas seperti narkoba dan handphone ilegal. Mashudi menegaskan, razia harus dilakukan secara rutin dan menyeluruh.
"Perkuat tenaga pengamanan bekerjasama dengan pihak aparat terkait. Kita berusaha untuk memberantas narkoba dan handphone, serta menciptakan lapas dan rutan yang bersih dan kondusif," tegas Mashudi.
Dirjenpas menginstruksikan agar setiap kepala lapas mengintensifkan program pembinaan, khususnya dalam hal pembinaan mental dan kerohanian. Bahkan, ia mendorong agar kegiatan pramuka dan bela negara mulai diaktifkan kembali sebagai bentuk penguatan karakter dan nasionalisme bagi warga binaan.
Menanggapi arahan dari Dirjenpas, Kalapas Pasir Pangaraian Efendi Parlindungan Purba menyatakan kesiapan penuh pihaknya untuk menindaklanjuti semua poin penting yang disampaikan.
"Sesuai arahan, kami di Lapas Pasir Pangaraian akan langsung tindaklanjuti. Kami mendukung penuh upaya menciptakan lapas yang bersih, aman, dan berdaya guna,” ujar Kalapas.
Kalapas mengungkapkan bahwa sejumlah langkah konkret telah mulai dijalankan di Lapas Pasir Pangaraian, di antaranya adalah penguatan sinergi dengan Polres Rokan Hulu. Salah satu bentuk implementasinya adalah dilaksanakannya patroli rutin dua kali sehari oleh petugas dari Polres dan petugas keamanan lapas.
Selain aspek keamanan dan pembinaan, Lapas Pasir Pangaraian juga menunjukkan komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, serta Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang salah satunya menggarisbawahi pentingnya ketahanan pangan di lingkungan lapas.***

